SUKABUMIHEADLINES.com l Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid meminta semua pihak untuk tidak mendewakan demokrasi.
Hal itu diungkapkan Zazilul terkait permintaan PKB untuk penundaan Pemilu 2024. Ia mengeklaim, wacana penundaan Pemilu merupakan aspirasi masyarakat.
Dengan demikian, jika ada yang menolak usulan tersebut ia menganggapnya lumrah, tapi ia meminta agar jangan sampai wacana tersebut tak diterima elite politik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jangan sampai juga wacana ditutup, apalagi kita bodoh karena kita menyembah demokrasi, jangan juga mendewakan demokrasi, demokrasi itu alat biasa. Nah yang paling penting itu rakyat, kalau untuk kepentingan rakyat apapun harus dilakukan,” ujar Jazilul, Ahad (13/3/2022).
Ditambahkan Jazilul, PKB akan terus menggulirkan usulan penundaan Pemilu 2024 yang disebutnya telah didukung rakyat. Adapun untuk merealisasikannya, dapat dilakukan amendemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
“Jika melalui cara lain, menurut saya akan berakhir chaos, misalkan dekret, itu berbahaya. Kita tetap harus berbasis kepada kepentingan rakyat, karena negara ini tujuannya, nah demokrasi bagian dari instrumen itu,” ujar Jazilul.