nineincident, band pop-punk asal Sukabumi unjuk gigi di maxi-single perdana

- Redaksi

Minggu, 7 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

nineincident, band pop-punk asal Sukabumi unjuk gigi di maxi-single perdana - @nineincident

nineincident, band pop-punk asal Sukabumi unjuk gigi di maxi-single perdana - @nineincident

sukabumiheadline.com – Satu lagi band asal Sukabumi, Jawa Barat, eksis di blantika musik Indonesia, nineincident. Band yang mengusung pop-punk ini menandai kemunculan mereka dengan perilisan dua single sekaligus berjudul Sebelum Tersesat dan Akhir Ekspektasi, pada Jumat (17/5/2024) lalu.

Menurut salah satu personel nineincident, Galih (bas, vokal layar), bandnya itu terbentuk berkat kegiatan ekstrakurikuler di bangku SMA. Selain Galih, ada Jihan (vokal), Fajar (drum), Sakti (gitar), dan Gilang (gitar).

“Ketertarikan yang tinggi terhadap musik, kami memutuskan untuk lebih mendalami musik dengan membuat band yang kini disebut nineincident,” kata Galih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Profil dan diskografi Vagetoz, band asal Sukabumi hibur pelajar Parakansalak dan Kalapanunggal

nineincident merilis maxi-single Sebelum Tersesat dan Akhir Ekspektasi dengan nuansa musik ringan dan lirik yang relate terhadap isu-isu remaja saat ini untuk mencuri perhatian pendengar.

“Kami memiliki cerita yang berkesinambungan dengan pembawaan khas nineincident yang akan menjadi daya tarik utama kami di setiap lagu yang akan meninggalkan kesan yang baru bagi setiap pendengar,” sambung sang drummer, Fajar.

Baca Juga :  Grimlock Agony, unit Deathcore asal Sukabumi usai lepas debut “Suffocate”

Dalam menggarap maxi-single ini, nineincident melibatkan Ryan Hafiez sebagai produser. Momen ini diakui mereka sebagai pelajaran teknis dan non-teknis.

nineincident
Album single band pop-punk asal Sukabumi, nineincident – @nineincident

Baca Juga:

Mengenal genre musik pop-punk

Pop-punk adalah genre musik yang menggabungkan pop dan punk atau biasa disebut genre musik rok yang menggabungkan tekstur dan tempo cepat punk rock dengan melodi dan progresi akord power pop.

Ini didefinisikan karena penekanannya pada lagu pop tradisional dan tema remaja dan anti-pinggiran kota, dan dibedakan dari genre varian punk lainnya dengan menggambar lebih banyak dari pop rock tahun 1960-an dan musik band-band seperti The Beatles, The Kinks, dan The Beach Boys.

Genre ini berkembang pada akhir 1970-an di Amerika Serikat dan Inggris. Namun, kini pop-punk telah berkembang sepanjang sejarahnya, menyerap unsur-unsur dari new wave, college rock, ska, rap, emo, dan boy band, dan kadang-kadang dipandang secara bergantian dengan power pop dan skate punk.

Baca Juga :  Band asal Sukabumi Vagetoz puaskan penikmat musik di Madura

Baca Juga:

Pop-punk muncul pada akhir 1970-an dengan grup-grup seperti Ramones, the Undertones, Buzzcocks, Bad Religion, dan Descendents, diikuti pada 1980-an dan awal 1990-an oleh sejumlah band yang menandatangani kontrak dengan Lookout! Rekaman, termasuk Screeching Weasel, Queers, dan Mr. T Experience.

Pada pertengahan hingga akhir 1990-an, genre ini mengalami peningkatan popularitas besar-besaran yang meluas dengan band-band seperti Green Day, the Offspring dan Blink-182.

Genre ini selanjutnya dipopulerkan oleh Warped Tour. Kesuksesan pop-punk berlanjut di awal 2000-an dengan artis seperti Avril Lavigne, Sum 41, Good Charlotte dan New Found Glory.

Berita Terkait

Tak lagi AQUA, Dedi Mulyadi suguhkan air minum premium dari Sukabumi untuk tamu
Tren baru penampilan perempuan 2026: Busana, rambut, warna hingga aksesoris
KDM akan dirikan Sekolah Maung: Jurusan, kuota dan lokasi SMK Manusia Unggul
5 tren warna lipstik 2026: Antara volume, ekspresif dan hasil akhir
Kerajaan Salakanagara: Jauh sebelum Pajajaran, 11 raja pernah berkuasa di Tatar Sunda
Daftar sayuran dan buah efektif bantu ginjal menyaring racun
5+4 khasiat buah mengkudu yang luar biasa untuk kesehatan dan cara konsumsi
5 kuliner Sunda yang hampir punah, dari kadedemes hingga ewe deet

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:51 WIB

Tak lagi AQUA, Dedi Mulyadi suguhkan air minum premium dari Sukabumi untuk tamu

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:23 WIB

Tren baru penampilan perempuan 2026: Busana, rambut, warna hingga aksesoris

Selasa, 13 Januari 2026 - 02:51 WIB

KDM akan dirikan Sekolah Maung: Jurusan, kuota dan lokasi SMK Manusia Unggul

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:14 WIB

5 tren warna lipstik 2026: Antara volume, ekspresif dan hasil akhir

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:37 WIB

Kerajaan Salakanagara: Jauh sebelum Pajajaran, 11 raja pernah berkuasa di Tatar Sunda

Berita Terbaru

Ilustrasi chart dan hoaks - sukabumiheadline.com

Tekno & Sains

2025 Sukabumi tertinggi, JSH: Hoaks di Jawa Barat naik signifikan

Kamis, 15 Jan 2026 - 16:55 WIB

Mengendarai sepeda motor matic saat hujan deras - sukabumiheadline.com

Sains

Prakiraan cuaca Sukabumi, sepekan ke depan masih hujan

Kamis, 15 Jan 2026 - 02:42 WIB