Profil dan diskografi Vagetoz, band asal Sukabumi hibur pelajar Parakansalak dan Kalapanunggal

- Redaksi

Minggu, 30 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Profil dan diskografi Vagetoz, band asal Sukabumi hibur pelajar Parakansalak dan Kalapanunggal - Parakansalak Update

Profil dan diskografi Vagetoz, band asal Sukabumi hibur pelajar Parakansalak dan Kalapanunggal - Parakansalak Update

sukabumiheadline.com – Vagetoz, band asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hari ini menghibur pelajar Parakansalak. Mengutip dari laman resmi media sosial Vagetoz, band asal Kecamatan Cisaat tersebut tampil di SMP Yasidik, Kecamatan Parakansalak, Ahad (30/6/2024).

Sebelum tampil di Parakansalak, sehari sebelumnya, Sabtu (29/6/2024), Vagetoz juga tampil menghibur pelajar SMA Islam Al Bashry, Desa Palasari Girang, Kecamatan Kalapanunggal.

Ratusan pelajar dan warga sekitar tampak antusias menyaksikan aksi Vagetoz dalam tour bertajuk Ceritaku Ceritamu itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

Profil Vagetoz 

Vagetoz merupakan grup musik asal Sukabumi yang berdomisili di Jakarta. Grup musik ini dibentuk pada 12 Mei 1999. Anggotanya berjumlah 5 orang yaitu Teguh Permana (vokal), Acep Gunawan alias Soni (gitar), Irman Mardani Putra alias Nuki (gitar), Budi Setia Purnama alias Eboth (bass), Rudi Pamungkas alias Uday (drum).

Dalam perjalanannya, Vagetoz tampil dengan personel Teguh Permana – vokalis utama (1999 – sekarang), Acep Gunawan – gitaris utama (1999 – sekarang), Irman – gitaris ritme (1999 – sekarang), Eboth – bassis (1999 – 2022 ; Hiatus), dan Day – drummer (1999 – 2024 ; Hiatus)

Profil dan diskografi Vagetoz, band asal Sukabumi hibur pelajar Parakansalak dan Kalapanunggal
Profil dan diskografi Vagetoz, band asal Sukabumi hibur pelajar Parakansalak dan Kalapanunggal – Istimewa

Vagetoz memilih genre Rock Alternatif dan bernaung di bawah label Sony Music Entertainment, Wow Musikindo, dan SMD Record.

Album pertama grup ini ialah Sesuatu Yang Beda dirilis pada 2007. Sebelum bergabung dengan Sony BMG dan merilis album perdana, pada 2004 Vagetoz sempat rekaman album kompilasi dengan satu buah single Sebaiknya Aku Pergi.

Nama Vagetoz sendiri diambil dari kata pagéto (Bahasa Sunda) yang artinya lusa. karena dulu ketika setiap mau latihan, mereka bilang “Pagéto waé latihanna” (“Lusa saja latihannya”).

Tahun 2008, Vagetoz kembali dengan album religius bertajuk Kuatkan Aku yang menghadirkan 8 lagu dan 4 lagu dalam format karaoke. Album ini diciptakan berdasarkan inspirasi pribadi para personel Vagetoz dalam meniti perjalanan spiritualnya.

Perilisan album ini juga bersamaan dengan novel yang berjudul Kuatkan Aku: Catatan Spiritual dan Kreativitas Vagetoz yang diterbitkan oleh DAR! Mizan.

Band yang sudah manggung di berbagai kota di Indonesia itu memiliki penggemar setia yang menamakan dirinya Vagestista, adalah sebutan bagi para penggemar Vagetoz.

Baca Juga:

Diskografi Vagetoz

Album Studio: Sesuatu Yang Beda (2007), Kuatkan Aku (2008), Aku Hanya Ingin Kau Tahu (2009)

Album Kompilasi: Love (2008), MAIA and Friends (2008), 12 Lagu Islami Terbaik Vol. IV (2009), 50 Lagu Islami Terbaik (2010), 12 Hits Religi (2011), Best Melayu Cinta 2011 (2011), 3 in 1 (2013) – bersama Hijau Daun dan The Potter’s, 30 Lagu Islami Terbaik (2013), 12 Lagu Islami Terbaik Fatin & Friends (2013), dan Hits Islami Terbaik (2015).

Single: Sahabat Yang Mengerti Aku (2012), Maafkan Ku Harus Pergi (2012), Ervina (2012), Bila Engkau (2013), Kau Lukaiku Lagi (2013), Beramal Soleh (2013), Ridho Allah Ridho Orangtua (2019), Jadilah Pasanganku (2019), Ampunilah Kami (2020), Akhirnya Kita Berpisah (2020), Ampunilah Kami (2020), Ya Rasulallah (2021), Hanyalah Untukmu (2021), Coba Bertahan (2021), Lupa Bersyukur (2022), Cuma Kamu (2022), Yuanita (2022), Sholat (2023), Ikhlas (2024), Bulan Yang Suci (2024), Usai Pencarianku (2024).

Bibliografi: Kuatkan Aku: Catatan Spiritual dan Kreativitas Vagetoz (2008).

Berita Terkait

Termasuk Sukabumi, ini tiga geopark di Indonesia peraih Green Card UNESCO
Chef Yusuf asal Sukabumi, sosok di balik 1.300 porsi makanan jemaah haji di Madinah
Prodi tak relevan industri, DPR: Kampus bukan pabrik calon karyawan
Momen Wanita Sukabumi pamer foto bareng Ahmad Dhani: Dua sahabat bertemu
Mahasiswa jurusan kependidikan 490 ribu per tahun, kebutuhan guru hanya 20 ribu
2026, Kota dan Kabupaten Sukabumi bakal punya sekolah unggulan, satu kelas 32 murid
Ini lho kandungan gizi ikan sapu-sapu, favorit warga Brasil, diperdebatkan di Indonesia
Minat wisatawan asing kemping di Sukabumi sangat rendah

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:07 WIB

Termasuk Sukabumi, ini tiga geopark di Indonesia peraih Green Card UNESCO

Rabu, 29 April 2026 - 01:53 WIB

Chef Yusuf asal Sukabumi, sosok di balik 1.300 porsi makanan jemaah haji di Madinah

Selasa, 28 April 2026 - 13:00 WIB

Prodi tak relevan industri, DPR: Kampus bukan pabrik calon karyawan

Selasa, 28 April 2026 - 10:00 WIB

Momen Wanita Sukabumi pamer foto bareng Ahmad Dhani: Dua sahabat bertemu

Selasa, 28 April 2026 - 07:00 WIB

Mahasiswa jurusan kependidikan 490 ribu per tahun, kebutuhan guru hanya 20 ribu

Berita Terbaru