NU Nilai Positif Langkah Anies Serahkan IMB Gereja Katolik dan Immanuel

- Redaksi

Jumat, 24 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peresmian gereja oleh Anies Baswedan. l Humas Pemda DKI Jakarta

Peresmian gereja oleh Anies Baswedan. l Humas Pemda DKI Jakarta

SUKABUMIHEADLINES.com – Pemberian izin mendirikan bangunan (IMB) Gereja Katolik Tambora dan Gereja Immanuel di Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dinilai Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lakpesdam PBNU), Rumadi, sebagai langkah yang bagus.

“Pemberian IMB itu harus dilihat sebagai kewajiban pemerintah untuk menjamin dan memberi perlindungan kepada warga negara dalam menjalankan agama dan keyakinannya,” kata Rumadi dikutip dari viva.co.id, Kamis (23/12/2021).

Rumadi menilai, kebijakan Anies itu akan memberikan dampak baik dalam konteks kehidupan beragama di masyarakat. Dia pun memberikan apresiasi. “Iya. Situasi kondusif harus terus dijaga,” katanya lagi.

Namun, Rumadi mengatakan, sebenarnya itu hal normal saja. Banyak daerah-daerah lain yang juga melakukan hal yang sama.

Dikutip dari Antara, Anies Baswedan meresmikan Gedung Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel sebagai bangunan cagar budaya setelah selesai direvitalisasi. Peresmian tersebut dilakukan secara simbolis dengan penandatanganan prasasti oleh Anies di gereja yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin sore.

Baca Juga :  Siapa Pemenang Prabowo-Puan vs Anies-AHY? Ini Hasil Survei SMRC

Anies berharap, rampungnya revitalisasi gereja tersebut menjadi momen bersejarah sejak gedung itu dibangun pertama kali pada abad ke-19, dan kini telah selesai dipugar, sehingga langsung dapat digunakan untuk menyambut umat Kristiani yang merayakan Hari Natal pada akhir pekan ini. Anies menjelaskan, dalam sejarahnya, gedung gereja tersebut dibangun dan diresmikan pada tanggal 24 Agustus 1839, dengan nama Willemskerk.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi minta Kapolda Jawa Barat Irjen Akhmad Wiyagus usut kasus kades minta THR
Warga Sukabumi punya sertifikat tanah terbit sebelum 1997? Menteri ATR/BPN minta urus ulang!
Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas
Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal
Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis
Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan
Jabatan baru Wahyu Mijaya, birokrat asal Sukabumi di bawah komando Dedi Mulyadi
Bunyi genderang perang antara Mendikdasmen dengan Gubernur Jawa Barat

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 01:11 WIB

Warga Sukabumi punya sertifikat tanah terbit sebelum 1997? Menteri ATR/BPN minta urus ulang!

Rabu, 2 April 2025 - 20:25 WIB

Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas

Rabu, 2 April 2025 - 05:00 WIB

Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal

Senin, 31 Maret 2025 - 08:00 WIB

Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 28 Maret 2025 - 00:00 WIB

Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB