Nyaris 100 Pelajar Dijaring Operasi Libas Lodaya di Palabuhanratu Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 27 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l PALABUHANRATU – Sebanyak kurang lebih 97 orang remaja diduga pelajar SMK diamankan jajaran kepolisian Polres Sukabumi di Jalan Cipatuguran, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/5/2022) sore.

Informasi dihimpun sukabumiheadline.com, puluhan remaja diamankan dan masih mengenakan pakaian sekolah SMK tersebut, di sekitar area objek wisata pantai Batu Bintang, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, atau tidak jauh dari lokasi PLTU 2 Jabar Palabuhanratu.

Semua pelajar tersebut diamankan saat menjelang Maghrib, atau sekitar pukul 18.00 WIB petang.

Berawal dari informasi masyarakat yang merasa resah melihat puluhan remaja berkerumun, dikhawatirkan akan melakukan aksi tawuran.

Puluhan remaja tersebut mendatangi Pantai Cipatuguran Batu Bintang, dengan menggunakan sepeda motor dan sebagian lainnya menaiki truk yang kebetulan melintas menuju arah Cipatuguran.

Berdasarkan catatan sementara dari kepolisian, terdapat 97 remaja yang berhasil diamankan polisi, dibawa ke Mapolres Sukabumi.

“Ada laporan warga yang masuk ke kami, katanya mereka ada yang membawa senjata tajam. Tapi sampai saat ini tidak ada senjata tajam yang ditemukan,” ujar Kanit Gakkum Polres Sukabumi, IPDA Yanuar Fajar selaku perwira pengawas, Jumat malam.

Baca Juga :  Jawa Barat Provinsi Terbaik Kebebasan Pers

“Selain mengamankan orangnya juga kami mengamankan 11 unit sepeda motor dari para remaja ini,” terangnya.

Hingga saat ini, sekitar pukul 21.10 WIB jajaran kepolisian Polres Sukabumi masih melakukan pendataan identitas dan alamat para siswa. Selanjutnya, mereka akan diperiksa sidik jarinya, lalu akan dilakukan tes urine.

Para siswa bisa dipulangkan apabila orang tua atau wali datang menjemput. Namun, jika ada yang kedapatan positif mengonsumsi narkoba maupun obat-obatan akan diproses lebih lanjut.

Berita Terkait

Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026
Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot
Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah
Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik
Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:12 WIB

Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:46 WIB

Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:02 WIB

Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:09 WIB

Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:47 WIB

Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot

Berita Terbaru