Operasi Zebra Lodaya 2025, Polres Sukabumi Kota sikat puluhan motor knalpot brong

- Redaksi

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Polres Sukabumi Kota menindak tegas kendaraan berknalpot brong. Sebanyak puluhan kendaraan berkanalpot bising ditindk saat menggelar KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan), Sabtu (22/11/2025) malam.

Penertiban tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Operasi Zebra Lodaya 2025 yang saat ini tengah berlangsung.

Kegiatan penindakan dipusatkan di dua lokasi, yaitu Jalan R. Syamsudin, S.H. dan Jalan Ahmad Yani Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat pada akhir pekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 48 kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.

Dari jumlah tersebut, 44 unit merupakan sepeda motor dan 4 unit mobil, yang seluruhnya dikenai tindakan penilangan.

Hal itu disampaikan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, melalui Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Deden Sulaeman.

Menurut Deden, pelaksanaan KRYD bertujuan menciptakan kenyamanan dan keamanan masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas yang acap kali dipicu oleh kebisingan knalpot brong.

“Knalpot brong menjadi salah satu sumber keresahan masyarakat karena mengganggu kenyamanan dan dapat memicu kerawanan kamtibmas. Melalui KRYD ini, kami melakukan langkah preventif guna menciptakan situasi Kota Sukabumi yang aman dan kondusif,” tegas Deden dikutip Senin (24/11/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polres Sukabumi Kota dalam menjaga ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan.

“Kami mengimbau seluruh pengendara untuk tertib dan mematuhi aturan. Mari bersama-sama menjaga kenyamanan dan keamanan di Kota Sukabumi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar
Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar
KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Rabu, 9 September 2026 - 17:10 WIB

Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

Selasa, 8 September 2026 - 21:27 WIB

Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar

Berita Terbaru

Sebuah rumah bergaTaufiq Ismail membaca puisi di Kota Sukabumi - Fadli Zon

Kultur

Kala penyair legendaris Taufiq Ismail baca puisi di Sukabumi

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:42 WIB

Ilustrasi vape - sukabumiheadline.com

Regulasi

BNN minta semua jenis vape dilarang

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:21 WIB