Pabrik Keripik Karuhun di Nanggeleng Sukabumi Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

- Redaksi

Kamis, 12 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api di lokasi kejadian I Istimewa

Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api di lokasi kejadian I Istimewa

sukabumiheadline.com – Pabrik Keripik Karuhun di jalan Asalam RT 08/02 Kelurahan Nanggeleng Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi Jawa Barat ludes terbakar, Kamis (12/8/2021) sekira pukul 15.15 Wib.

Kebakaran pabrik berukuran 10×5 meter persegi milik H Uci Arifin (63) itu diduga berasal dari percikan api tungku kayu bakar di dalam pabrik.

Yusuf, salah seorang karyawan menyebutkan bahwa saat kejadian dirinya bersama rekan lainnya sedang istirahat. tiba-tiba melihat api yang semakin membesar di sekitar pabrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sempat berusaha memadamkan api, tapi api itu begitu cepat membesar dan menghanguskan semua bangunan dan barang-barang yang ada di pabrik itu,” kata Yusuf kepada sukabumiheadline.com.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, Sudrajat menyampaikan bahwa api diduga berasal dari percikan api tungku kayu bakar yang habis digunakan sebelumnya.

“Sekitar pukul 15.15 Wib pabrik Keripik Karuhun terbakar, 3 unit mobil damkar langsung diturunkan untuk memadamkan api,” kata Sudrajat kepada sukabumiheadlines.com.

Saat terjadi kebakaran, semua karyawan pabrik bersama warga setempat berusaha mematikan api tersebut.

“Pukul 15.34 Wib menerima laporan, tiba di lokasi pukul 15.41 Wib dan regu Charlie yang bertugas bersama 3 unit mobil pemadam kebakaran berhasil memadamkan api berikut pendinginan hingga pukul 16.50 Wib,” jelas Sudrajat.

Menurut Sudrajat, karena hampir seluruh bangunan pabrik terbuat dari bilik kayu yang mudah terbakar, api dengan begitu cepat membakar semua bangunan hingga rata dengan tanah,” ungkapnya.

“Apalagi tambah Sudrajat, dalam produksi keripik di pabrik itu banyak memakai potongan kayu sebagai bahan bakarnya,” tambahnya.

Api dapat dipadamkan setelah 20 menit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. “Api berhasil dipadamkan 20 menit setelah 3 unit Damkar diturunkan,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun bangunan pabrik ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp150 jutaan.

Berita Terkait

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar
Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia
Pria Gunungpuyuh dan Cikole Sukabumi jadi TO, terancam 20 tahun penjara
Program Genting: PT Astra International – BKKBN kolaborasi cegah stunting di Sukabumi
Penimbun 150 jerigen BBM bersubsidi di Simpenan Sukabumi, terancam denda Rp60 miliar
Kronologi pemuda Cicantayan Sukabumi pelaku pelecehan seksual dibekuk polisi
Punya jabatan di perusahaan, pria baju oranye ludahi jukir RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:00 WIB

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Pria Gunungpuyuh dan Cikole Sukabumi jadi TO, terancam 20 tahun penjara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Program Genting: PT Astra International – BKKBN kolaborasi cegah stunting di Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi korban tenggelam di laut - sukabumiheadline.com

Sukabumi

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Minggu, 11 Okt 2026 - 16:00 WIB