Pamit Mandi, Warga Cisaat Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia di Sumur

- Redaksi

Jumat, 13 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com l CISAAT – Seorang warga Kampung Cidadap RT 07/03, Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur.

Informasi diperoleh sukabumiheadlines.com, peristiwa berawal menjelang malam, sekira pukul 18.00 WIB, ketika korban bernama M. Abdul Matin (27) memberitahu pihak keluarga untuk mandi di sumur tidak jauh dari rumahnya, Kamis (12/5/2022).

Namun, setelah beberapa lama korban tidak kunjung kembali ke rumah, pihak keluarga yang merasa khawatir langsung melakukan pencarian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan pihak keluarga di dalam sumur, dalam keadaan meninggal dunia menjelang malam.

Manajer Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Nanang Sudrajat menjelaskan, pihak keluarga yang merasa khawatir mendatangi sumur yang digunakan mandi oleh korban.

“Karena khawatir tidak kunjung balik, keluarga berusaha mencari dan didapati korban meninggal dunia di dalam sumur,” ungkap Nanang, Jumat (13/5/2022).

“Diduga korban terjatuh saat mandi dan masuk ke dalam sumur hinga meninggal dunia,” sambungnya.

Adanya peristiwa itu, lanjut Nanang tim gabungan dari berbagai unsur masyarakat dan relawan langsung melakukan pengecekan dan mengevakuasi jasad korban.

“P2BK Kecamatan Cisaat berkoordinasi bersama perangkat desa, kecamatan, koramil, damkar dan relawan guna melakukan evakuasi korban,” tandasnya.

Berita Terkait

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB