Paus Fransiskus akan ke Indonesia, kunjungi Masjid Istiqlal

- Redaksi

Kamis, 27 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paus Fransiskus akan ke Indonesia, kunjungi Masjid Istiqlal - Getty Images

Paus Fransiskus akan ke Indonesia, kunjungi Masjid Istiqlal - Getty Images

sukabumiheadline.com – Paus Fransiskus direncanakan akan berkunjung ke Indonesia. Paus Fransiskus akan memulai perjalanan apostoliknya ke kawasan Asia Pasifik pada 3 September 2024. Indonesia akan menjadi negara pertama yang dikunjungi Paus Fransiskus hingga 6 September 2024.

Selanjutnya pemimpin Gereja Katolik Dunia itu akan mengunjungi Papua Nugini (Port Moresby dan Vanimo) pada 6-9 September 2024. Lalu ke Timor Leste (Dili) pada 9-11 September 2024 dan Singapura pada 11-13 September 2024. Perjalanan tersebut menjadi perjalanan apostolik ke luar negeri ke-43 bagi Paus yang berusia 87 tahun tersebut.

Dalam kunjungan ke Indonesia, pemimpin Katholik itu dijadwalkan akan mengikuti sejumlah kegiatan. Mulai dari acara kenegaraan bersama Presiden Joko Widodo, lawatan ke Masjid Istiqlal Jakarta, pertemuan dengan perwakilan Gereja Katedral Jakarta, hingga ibadah akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mengunjungi wakil-wakil dari para imam, para bruder, suster, awam, di sini, tapi ya hanya Katedral kan kecil ya. Yang acara paling besar itu di Gelora Bung Karno. Itu ibadah,” kata Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignasius Suharyo diberitakan kompas.com, Selasa (18/6/2024).

Namun demikian, kunjungan Paus ke Masjid Istiqlal tidak akan lama, hanya sekitar satu jam.

“Tidak tahu nanti bagaimana pertemuan di Istiqlal itu diatur. Tetapi, biasanya, kalau Paus hadir di pertemuan seperti itu, itu singkat. Paling lama satu jam,” terangnya.

Kedatangan Paus ke Indonesia kali ini berbeda dengan tahun 1989, ketika Paus datang untuk kedua kalinya ke Indonesia. Saat itu ia meluangkan waktu bepergian ke daerah-daerah lainnya di luar Jakarta.

Berita Terkait

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan
Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP
10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026
Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut
Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang
Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa
Tentara AS di Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli kekurangan makanan
Blokade Selat Hormuz, militer AS tak punya nyali cegah tanker China lewat

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:08 WIB

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:58 WIB

Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP

Senin, 4 Mei 2026 - 22:47 WIB

10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut

Minggu, 26 April 2026 - 17:55 WIB

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Berita Terbaru