Pembangunan kilang minyak Sukabumi masuk Proyek Prioritas HKEN 1 juta barel

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahlil Lahadalia - BKPM

Bahlil Lahadalia - BKPM

sukabumiheadline.com – Pemerintah berencana membangun kilang atau oil refinery dan tangki penyimpanan minyak (oil storage) di Sukabumi, Jawa Barat. Pembangunan oil refinery tersebut diperkirakan akan menyerap 44.000 tenaga kerja. Sementara itu, untuk oil storage tanks diperkirakan nilai investasi Rp72 triliun dan akan menyerap 6.960 tenaga kerja.

Selain di Sukabumi, anggaran sebesar itu juga akan digunakan untuk pembangunan oil refinery dan oil storage tanks di berbagai wilayah, mulai dari Aceh hingga Papua Barat.

Sehingga, seluruh kilang minyak tersebut sanggup menghasilkan total 1 juta barel per hari yang terbagi di 18 lokasi di Tanah Air. Proyek kilang ini pun masuk dalam 18 Proyek Prioritas Hilirisasi dan Ketahanan Energi yang diserahkan oleh Satgas Hilirisasi kepada Danantara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, 18 lokasi pembangunan kilang itu ialah Lhokseumawe, Sibolga, Natuna, Cilegon, Sukabumi, dan Semarang. Lalu, Surabaya, Sampang, Pontianak, Badung (Bali), Bima, Ende, Makassar, Dongala, Bitung, Ambon, Halmahera Utara, serta Fakfak. Baca selengkapnya: Pemerintah akan bangun kilang minyak Sukabumi nilai investasi Rp160 triliun, ini fungsinya

Oil Refinery
Oil Refinery atau kilang minyak – Ist

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional (HKEN) sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, proyek kilang 1 juta barel akan dibangun dengan kerja sama Danantara. Bahkan, pihaknya telah melakukan studi banding ke Amerika Serikat (AS) dan Angola.

Baca Juga :  Memahami kompleksitas beragama Gen Z: Moderat, inklusif, menolak afiliasi hingga bias gender

“Kita akan membangun storage crude untuk ketahanan energi kita selama 21 hari. Dengan sinergi antara satgas dan Danantara maka inshaallah proyek yang hari ini masih menjadi rencana, inshaallah akan menjadi realita,” ucap Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (22/7/2025) lalu.

Menurut Bahlil, penyempurnaan pra-studi kelayakan (pra-FS) proyek kilang ini itu bakal dilakukan oleh Danantara hingga menentukan skema pembiayaan dan skala prioritas proyek.

Selain itu, Danantara juga akan menentukan model bisnis dan pelaku usaha pelaksana proyek. Lalu, menetapkan lokasi dan pelaksanaan groundbreaking.

Selain itu, Danantara juga akan melakukan percepatan penyelesaian kendala proyek terkait perizinan, penyiapan lahan, serta mitigasi sosial dan lingkungan.

“Silakan teman-teman Danantara untuk melakukan kajian. Jadi Satgas juga bantu segala prosesnya,” tutur Bahlil.

Sementara itu, CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani dan Bahlil Lahadalia dalam acara penyerahan dokumen pra studi kelayakan Proyek Prioritas HKEN di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa (22/7/2025) lalu.

Pri Agung menilai keterlibatan Danantara dalam proyek kilang 1 juta barel menjadi angin segar. Menurutnya, pembangunan kilang dan storage menjadi bagian dari hilirisasi migas untuk ketahanan energi nasional. Selain itu, proyek tersebut juga bisa memperkuat ketahanan ekonomi RI. Sebab, proyek itu dapat menghemat devisa impor BBM.

Baca Juga :  9,3 juta batang! Produksi bambu Sukabumi terbesar, ini kecamatan penghasil dan pujian KDM

Tak hanya itu, dengan meningkatnya kapasitas kilang dalam negeri, Indonesia juga tidak akan didikte pasar minyak global. Pasalnya, RI bisa memproduksi sendiri BBM di dalam negeri.

“Saya melihatnya akan berpeluang untuk bisa merealisasikan proyek-proyek tersebut. Ada harapan untuk bisa ada solusi untuk masalah pendanaan dan juga leverage dan network untuk pemenuhan mata rantai supply-nya,” ujar Pri Agung, dikutip dari Bisnis, Rabu (30/7/2025).

Dalam hal kesiapan, dia berpendapat pada dasarnya RI mampu membangun kilang tersebut. Menurut Pri Agung, pada periode sebelum 1994, Indonesia sudah memiliki pengalaman dalam pengembangan kilang berkapasitas 1 juta barel.

PrinAgung menambahkan bahwa mandeknya sejumlah proyek kilang gas-LNG skala besar seperti Arun, Badak-Bontang, hingga Tangguh karena masalah politik, pendanaan, dan prioritas investasi. Oleh karena itu, dia optimistis keberadaan Danantara bisa merealisasikan proyek kilang 1 juta barel itu.

“Jadi kalau sekarang sudah dimasukkan ke dalam program prioritas, ya artinya kita memang sudah lebih siap dalam ketiga aspek tersebut,” katanya.

Berita Terkait

Penduduk Sukabumi bertambah 23,3 ribu jiwa pada 2026, kota naik 4,9 ribu
Update jumlah penduduk miskin menurut kabupaten/kota di Jawa Barat, Bogor terbanyak
Menghitung belanja hibah Pemkab Sukabumi, naik jelang Pilkada 2024 lalu turun lagi
5 target ambisius Rp815 M Pemkab Sukabumi di tengah defisit APBD, apa kata BPKP?
Fungsi, manfaat dan tips berkendara aman di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi
Indeks Daya Saing Daerah Sukabumi jeblok meski punya jalan tol
1 Tahun Asep Japar – Andreas: Rata-rata Lama Sekolah penduduk Sukabumi DO kelas 3 SMP
Mimpi buruk ibu tiri: Dari tragedi Arie Hanggara 1984 hingga Nizam asal Sukabumi 2026

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 23:43 WIB

Penduduk Sukabumi bertambah 23,3 ribu jiwa pada 2026, kota naik 4,9 ribu

Senin, 16 Maret 2026 - 01:07 WIB

Update jumlah penduduk miskin menurut kabupaten/kota di Jawa Barat, Bogor terbanyak

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:21 WIB

Menghitung belanja hibah Pemkab Sukabumi, naik jelang Pilkada 2024 lalu turun lagi

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:00 WIB

5 target ambisius Rp815 M Pemkab Sukabumi di tengah defisit APBD, apa kata BPKP?

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:14 WIB

Fungsi, manfaat dan tips berkendara aman di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131