Pemdes, Babinsa hingga Kapolsek bantu tuna netra sebatang kara di Nyalindung Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemdes, Babinsa hingga Kapolsek bantu tuna netra sebatang kara di Nyalindung Sukabumi - Pemdes Bojongsari

Pemdes, Babinsa hingga Kapolsek bantu tuna netra sebatang kara di Nyalindung Sukabumi - Pemdes Bojongsari

sukabumiheadline.com – Pemerintah Desa (Pemdes) dan Babinsa Bojongsari bersama Kecamatan hingga Koramil dan Kapolsek Nyalindung, akhirnya turun langsung membantu tuna netra yang hidup sebatang kara di rumah yang sudah tidak layak huni (rutilahu), Sunandi.

“Hari ini saya bersama jajaran Babinsa, pemerintah kecamatan, dan Babinkamtibmas serta Kapolsek Nyalindung mengunjungi rumah Sunandi di Kampung Karikil, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi,” kata Kepala Desa Bojongsari, H. Asep kepada sukabumiheadline.com, Rabu (10/9/2025) sore.

Berita Terkait: Jumlah penduduk miskin 5 tahun terakhir, Kabupaten Sukabumi naik, kota turun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungannya, Babinsa Bojongsari, Kapolsek Nyalindung AKP Joko Susanto Supono dan Bhabinkamtibmas Bripka Agus Ruslandi serta Bhayangkari memberikan bantuan berupa makanan dan lainnya kepada Sunandi.

“Dari kepolisian, juga turut hadir ibu Bayangkari, dan dari unsur kecamatan hadir dua orang kepala seksi (kasi), serta kadus dan Kaur Umum Desa Bojongsari,” jelas Asep.

“Adapun untuk perbaikan rumah, inshaallah sudah diusulkan ke Dinsos (Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi – red),” pungkas Asep.

Sunandi, tuna netra asal Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, sedang memperbaiki barang elektronik - Bayu Anggara
Sunandi, tuna netra asal Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, sedang memperbaiki barang elektronik – Bayu Anggara

Sementara itu, Sunandi mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan. “Haturnuhun ke semua bapak-bapak dari desa, kecamatan dan TNI serta kepolisian atas bantuan yang diberikan.”

“Semoga upaya bapak-bapak di pemerintahan yang sedang mengupayakan bantuan perbaikan rumah dapat segera terwujud,” kata Sunandi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sunandi hidup sebatang kara di Kampung Karikil RT 003/001, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Meskipun memiliki keterbatasan penglihatan, namun Sunandi memiliki keahlian yang nyaris di luar nalar. Baca selengkapnya: Cerita pilu Sunandi dan rutilahu, tuna netra sebatang kara di Nyalindung Sukabumi

Sunandi, tuna netra asal Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, sedang memperbaiki barang elektronik - Bayu Anggara
Sunandi, tuna netra asal Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, sedang memperbaiki barang elektronik – Bayu Anggara

Bagaimana tidak, pria kelahiran 4 Juli 1987, itu sehari-hari hanya mengandalkan kemampuannya memperbaiki barang elektronik yang rusak di sebuah rumah panggung berdinding bilik bambu yang nyaris ambruk.

Uniknya, dengan kondisi mata yang tidak awas, Sunandi ternyata lebih banyak menggunakan instingnya ketika memperbaiki barang elektronik yang rusak tersebut. Meskipun demikian, hasilnya selalu memuaskan pelanggannya.Baca selengkapnya: Punya skill di luar nalar, begini cara tuna netra di Sukabumi penuhi kebutuhan hidup

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Berita Terbaru

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB