Pemiliknya ke Arab Saudi, Rumah di Waluran Sukabumi Ludes Terbakar

- Redaksi

Jumat, 27 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Gudang Pengolahan Lempuyang Terbakar I Istimewa

Kondisi Gudang Pengolahan Lempuyang Terbakar I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Sebuah rumah yang dijadikan gudang pengolahan rempah-rempah lempuyang di Kampung Cidahu Pasirhuni RT 04/ 02, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terbakar pada Jumat (27/8/2021).

“Kejadian sekitar pukul 07.30 WIB, sebuah rumah yang digunakan tempat pengeringan kunyit, menggunakan mesin oven,” ucap salah satu warga, Uje Rais (30).

Awalnya, rumah berukuran 10 x 12 meter, itu milik Parti yang saat ini kerja di Arab Saudi, lalu sejak tiga bulan lalu disewa oleh Dobles dan digunakan sebagai tempat pengolahan lempuyang.

“Saat itu seperti biasa, tiga karyawan sedang bekerja mengemas lempuyang kering ke kantong dari dalam openan, tiba-tiba api dari kompor ketebak (tertiup) angin dan membakar lempunyang yang ada di mesin oven yang terbuka, lalu oven ikut terbakar. Saat itu semua panik,” papar Uje.

Baca Juga :  Banjir Kembali Terjang Kalibunder Sukabumi, Rendam Jalan dan Listrik Padam

Mesin oven langsung dirobohkan, kata Uje, namun api teranjur merembet ke plafon gudang. “Akhirnya kami dan warga fokus agar api tidak merembet ke rumah yang berdekatan. Ada tiga rumah di sana, maka dirobohkanlah material yang berdekatan dengan rumah warga,” tambah dia.

Bangunanpun habis terbakar hingga menjadi puing-puing bersama mesin oven dan lempuyang milik Dobles. Kerugian ditaksir mencapai Rp250 juta. “Tidak ada korban jiwa,” tandas Uje.

Berita Terkait

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:15 WIB

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Wisata

KDM: Wisata alam harusnya gratis

Kamis, 12 Feb 2026 - 07:00 WIB

Regulasi

Kementerian Pertanian kawal swasembada pangan di Sukabumi

Kamis, 12 Feb 2026 - 00:19 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131