sukabumiheadline.com – Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS tengah menjadi sorotan menyusul kebijakan pemangkasan anggaran pemerintah.
YP (41) salah seorang PNS di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengaku khawatir gaji ke-13 dan THR tahun ini tidak cair sebab pemangkasan anggaran.
“Ya khawatir aja, karena tentu kami sangat membutuhkannya. Biasanya kan selalu ada, tahun ini takutnya tidak cair karena ada pemangkasan anggaran,” katanya kepada sukabumiheadline.com, Kamis (7/2/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah buka suara terkait THR dan gaji ke-13 ASN. Menurutnya, gaji ke-13 dan THR ASN telah dianggarkan. Ia pun meminta publik untuk menunggu keputusan tersebut.
“Sudah dianggarkan, sedang diproses. Nanti tunggu saja ya,” singkat Sri Mulyani.
Meski begitu, ia tak menjelaskan lebih rinci ketika disinggung kabar adanya efisiensi. Saat ditanya kembali mengenai nasib gaji ke-13 dan THR, Sri Mulyani hanya menjawab singkat. “Insyaallah,” tutupnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait kabar THR dan gaji ke-13 ASN/PNS tak cair 100% tahun ini.
Kabar ini beredar seiring adanya kebijakan efisiensi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto.
Airlangga mengatakan THR pegawai swasta sedang dipersiapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dengan berkoordinasi bersama pengusaha. Sementara untuk kepastian THR dan gaji ke-13 PNS, ia meminta untuk ditanyakan langsung ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
“Dari segi perusahaan, kemarin saya sudah berbicara dengan Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Ketenagakerjaan juga akan mempersiapkan. Kemudian yang dari segi lain, tanyakan Bu Menteri Keuangan yang untuk ASN,” kata Airlangga dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (5/2/2025).