Pemuda Citarik Sukabumi Tetiba Diserang Membabibuta Orang Tidak Dikenal

- Redaksi

Senin, 7 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi penyerangan pemuda Citarik terekam CCTV. l Istimewa

Aksi penyerangan pemuda Citarik terekam CCTV. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l PALABUHANRATU – Seorang warga Kampung Lio RT 02/06, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat nyaris jadi korban pembacokan orang tidak dikenal.

Peristiwa penyerangan pembacokan yang dilakukan orang tidak dikenal dilakukan terhadap Muhmmad Mahmud Ibrahim (27) pada Ahad 6 Maret 2022 sekira pukul 21.44 WIB.

Mahmud Ibrahim mengungkap kejadian penyerangan pembacokan terhadapnya terjadi saat sedang nongkrong besama temannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, sesaat temannya pergi untuk mengambil korek api, tiba tiba datang satu orang tidak dikenalinya menyerangnya dari belakang dengan membabi buta.

Baca Juga :  Agar Libur Lebaran ke Sukabumi Lancar, Catat Rekayasa Lalu Lintasnya

“Malam itu, pas saya duduk berdua, teman saya pergi ngambil korek api, langsung ada yang ngebacok dari belakang pakai Celurit,” ujar Mahmud kepada sukabumiheadlines.com, Senin (7/3/2022).

Dijelaskan Mahmud, saat itu langsung berusaha menghindar dan menepis setiap sabetan celurit yang dilakukan orang tidak dikenalinya tersebut.

“Dia itu pakai sweater hijau tertutup, pakai masker, dia mukul 4 kali di kepala, sama ini tangan, tapi ketepis, saya kejar langsung dia lari,” jelasnya.

Baca Juga :  Jelang Liga 3, Persikabumi Gelar Uji Coba Lawan Persib Bandung

“Dia larinya ke arah Palabuhanratu, dia pakai motor matik warna merah, dua orang berboncengan. Ini yang kena kepala, tangan menepis,” sambungnya.

Mahmud mengaku tidak mengetahui pelaku yang telah berusaha menyerangnya dengan membabi buta tersebut, karena yang pasti pelaku datang tiba tiba dari arah belakangnya yang langsung membacok beberapa kali ke arahnya namun tidak sampai melukai badannya.

“Saya merasa gak ada permasalahan, gak tau juga. Dia nya tiba tiba datang dari belakang, satu motor dua orang. Pakai celurit,” terangnya.

Berita Terkait

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Berita Terbaru

Internasional

Sarjana banyak jadi pengangguran, Gen-Z AS boikot kuliah

Jumat, 6 Feb 2026 - 09:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131