Pendeta Saifuddin Ibrahim Minta Menag Bubarkan MUI, Biar Puas Makan Daging Babi

- Redaksi

Senin, 11 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendeta Saifuddin Ibrahim. l Ilustrasi Fery Heryadi

Pendeta Saifuddin Ibrahim. l Ilustrasi Fery Heryadi

sukabumiheadline.com l Pendeta Saifuddin Ibrahim kembali membuat ulah, kali ini ia meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) dibubarkan. Hal itu itu dilakukan meskipun dirinya saat ini tengah diburu polisi karena kasus penistaan agama dan ujaran kebencian.

Saifuddin Ibrahim meminta agar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membubarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal ini terlihat dalam kanal YouTube pribadinya dengan judul ‘Saifuddin Ibrahim: Hai Anwar Abbas, Kamu Ketua MUI, Alquran menghina duluan kepada Kristen & Yahudi.’

Ia menuding MUI memanfaatkan kewenangannya membuat sertifikat halal haram untuk meraih keuntungan semata. Semestinya kewenangan tersebut diambil alih oleh negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak Menteri Agama saya minta MUI agar dibubarkan, nggak ada gunanya itu organisasi, hanya mencari uang halal haram sertifikat. Sertifikat halal haram itu bukan di tangan MUI, tapi harus ada di tangan pemerintah Indonesia atau tidak sama sekali,” kata Saifuddin dikutip sukabumiheadline.com dari kanal YouTube pribadinya, Senin (11/4/2022).

Saifuddin juga merasa keberatan dengan label haram kepada semua makanan yang diolah dengan daging babi. Karenanya, ia ingin agar setiap Muslim diberi kebebasan memilih makanan yang disukai.

“Mau makan babi silakan, nggak makan silakan, sebab kalau semua Muslim makan babi itu harga babi akan naik, maka saya tidak bisa lagi menikmati babi yang saya suka, jadi itu Pak Menteri Agama, tolong segera bubarkan MUI,” tuturnya.

Tak hanya itu, Saifuddin juga menyebut MUI sebagai Majelis Ulama ISIS .”Ini namanya majelis ulama ISIS, majelis ulama apa macam begini, atau majelis ulama injil, saya MUI, majelis ulama injil, Saya adalah jenderal FPI front pembela injil,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meyakini kepolisian akan menindak tegas Saifuddin Ibrahim walaupun masih membutuhkan waktu.

“Saya yakin kepolisian serius dalam menghadapi kasus Saifuddin Ibrahim. Persoalannya karena yang bersangkutan sedang berada di Amerika Serikat maka tentu ada proses dan langkah-langkah yang harus ditempuh,” kata Anwar.

Berita Terkait

Survei CELIOS: 75% responden stres dengan kebijakan Prabowo-Gibran, direspons Gerindra
Antisipasi dampak Sesar Lembang, Pemprov Jabar berkantor di Cirebon atau Purwakarta
Pemprov rilis Program Jabar Sakola: Bantuan PJS, seragam hingga SPP gratis
Mahfud MD: Gibran bisa dimakzulkan
Perlindungan dan Pembela Masyarakat Adat dalam RUU Masyarakat Adat
Nyerah, DPRD dan Pemprov Jawa Barat akhirnya sepakat ngutang Rp3,4 triliun
MK tolak gugatan, Suket Kemendikbud tentang Ijazah Gibran dan keadilan publik
BGN uji coba program MBG konsep prasmanan: Siswa piket hingga dapur di sekolah

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Survei CELIOS: 75% responden stres dengan kebijakan Prabowo-Gibran, direspons Gerindra

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Antisipasi dampak Sesar Lembang, Pemprov Jabar berkantor di Cirebon atau Purwakarta

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Pemprov rilis Program Jabar Sakola: Bantuan PJS, seragam hingga SPP gratis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Mahfud MD: Gibran bisa dimakzulkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Perlindungan dan Pembela Masyarakat Adat dalam RUU Masyarakat Adat

Berita Terbaru