Penggemar Dessert? Pilih Satu atau Dua Mango Sago Sehatiya Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 22 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manggo Sago Sejatinya Sukabumi. l Istimewa

Manggo Sago Sejatinya Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I CICANTAYAN – Rasa manis serta dagingnya yang tebal membuat mangga disukai banyak orang. Menariknya, buah satu ini dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan nikmat.

Mango sago, misalnya. Hidangan tersebut bisa menjadi salah satu cara lain untuk menikmati mangga. Selain itu, cara membuat yang praktis serta bahannya yang mudah didapat, menjadikan mango sago cocok untuk ide jualan.

Seperti di Sukabumi jenis dessert ini menjadi pilihan di saat berkumpul dengan keluarga atau teman hangout. Namanya Sehatiya Sukabumi, beralamat di Kampung Babakan Tipar, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kota Sukabumi, kreasi camilan rumahan milik Sarda Rafika ini menyajikan dessert mango sago yang bisa menjadi pilihan camilan di rumah atau kantor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mango Sago Sehatiya Sukabumi selalu laris manis diburu pecinta dessert.

Sang owner, Sarda Rafika mengatakan, pertama kali menjajakan dagangannya pada 2021 lalu. “Berawal dari suka kulineran dan hobi memasak sehingga ingin membuat hobi saya ini menjadi kegiatan yang bermanfaat serta menghasilkan, akhirnya saya memilih untuk mencoba membuat dessert dari buah mangga, yaitu mango sago. Karena di Sukabumi masih jarang yang jualan mango sago, jadi bagi masyarakat mungkin masih terlihat unik dan menarik,” ungkap wanita 25 tahun itu kepada sukabumiheadlines.com. Jumat (21/1/2022) sore.

Sardah mengaku, racikannya tidak sembarangan dan juga berbahan premium, menjadi hal yang membedakan mango sago buatanya dengan mango sago lain.

“Bahan-bahan mango sago kita ini untuk isiannya seperti ada agar rasa mangga, sagu mutiara, juga biji selasih. Di tambah pure mangga premium pilihan, nah yang membedakanya itu ada di kuahnya yang creamy karena kita pake susu evaporasi dan satu resep rahasia untuk membuat si kuahnya beda dari yang lain,” kata Sardah.

Sardah menambahkan, hanya ada dua varian topping. “Toppingnya memang baru ada dua, yaitu, potongan buah mangga dan juga taburan keju di atasnya,” tambah wanita berhijab ini.

Untuk urusan harga, owner mango sago Sehatiya Sukabumi ini menjualnya dengan harga Rp13 ribu per 300 ml, cukup terjangkau bukan.

Bagaimana warga Sukabumi, tertarik untuk mencobanya? Sehatiya Sukabumi ini buka setiap hari mulai pukul 08.00-23.00 WIB, ataupun jika ingin membeli via online Sehatiya Sukabumi buka mulai pukul 10.00-20.00 WIB.

Berita Terkait

Intip 5 tren gaya busana anak muda Sukabumi era 80-90an
Profil lengkap Farid Hardja dan kisah hidup sang musisi legendaris asal Sukabumi
Mengenal 5 karakter alpha woman, bukan berarti tidak memiliki sisi feminin
Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi
Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur
Prabowo bentuk lembaga baru lagi, Universitas Republik Indonesia, ini tugasnya
Kenapa Lamine Yamal dan Keyne secara fisik berbeda?
Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:32 WIB

Intip 5 tren gaya busana anak muda Sukabumi era 80-90an

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:11 WIB

Profil lengkap Farid Hardja dan kisah hidup sang musisi legendaris asal Sukabumi

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:34 WIB

Mengenal 5 karakter alpha woman, bukan berarti tidak memiliki sisi feminin

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:20 WIB

Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:13 WIB

Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur

Berita Terbaru

Gaya busana era 80an hingga 90an - Ist

Trend

Intip 5 tren gaya busana anak muda Sukabumi era 80-90an

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:32 WIB

Ilustrasi calon pekerja migran atau tenaga kerja wanita antre naik pesawat - sukabumiheadline.com

Sukabumi

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Rabu, 29 Jul 2026 - 23:18 WIB