Pesta Syukuran Nelayan, Goliath Tampil di Cisolok Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 10 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grup Band Goliath asal Sukabumi. l Istimewa

Grup Band Goliath asal Sukabumi. l Istimewa

sujabumiheadline.com l CISOLOK – Goliath adalah merupakan sebuah grup musik asal Kota Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang dibentuk pada tahun 2009.

Grup musik ini beranggotakan 6 orang yaitu Ary, Dara, Rizal, Izwa, Ardy, dan Gie. Genre musik dari grup musik ini adalah pop dan pop rock. Album pertamanya ialah Goliath dirilis pada tahun 2009.

Namun, saat rilis single Baper, Goliath dengan formasi baru, yaitu Ary (Vokal), Izwa (Bass), Hardy (Keyboard), dan Gie (Drum).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan hanya personel, dari sisi musik, Goliath juga hadir lebih kekinian. Meski dibalut dengan musik pop, lagu-lagu Goliath cenderung lebih nge-jazz.

“Ini merupakan upaya Goliath untuk mengikuti selera pasar yang sekarang sedang disukai pasar, tanpa menghilangkan ciri khas dan idealisme musik Goliath,” ujar Ary saat rilis single Baper.

Nah, buat warga Sukabumi, khususnya Palabuhanratu yang penasaran dengan perubahan Goliath, band ini pulang kampung dan akan tampil hari ini, Sabtu (10/9/2022) pukul 20.00 WIB.

Kehadiran mereka dalam rangka Pesta Syukuran Nelayan Cisolok ke-25, di Pajagan, Kecamatan Cilokok, Kabupaten Sukabumi.

Berita Terkait

Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi
Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur
Prabowo bentuk lembaga baru lagi, Universitas Republik Indonesia, ini tugasnya
Kenapa Lamine Yamal dan Keyne secara fisik berbeda?
Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi
Nomor 5 wanita Sukabumi, daftar artis punya gelar bangsawan Solo
Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah
Gagal masuk negeri? Ini 20 universitas terbaik di Bandung versi EduRank 2026

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:20 WIB

Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:13 WIB

Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:08 WIB

Prabowo bentuk lembaga baru lagi, Universitas Republik Indonesia, ini tugasnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:19 WIB

Kenapa Lamine Yamal dan Keyne secara fisik berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:01 WIB

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB