Pria dan Wanita Sukabumi bersaing di berbagai sektor, begini perbandingan jumlahnya

- Redaksi

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi suasana kerja pria dan wanita - Istimewa

Ilustrasi suasana kerja pria dan wanita - Istimewa

sukabumiheadline.com – Fakta dari data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) dari Badan Pusat Statistik 2025, lebih dari setengah juta perempuan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memilih jadi wanita karier. Baca selengkapnya: Setengah juta lebih wanita Sukabumi memilih bekerja

Untuk informasi, wanita karier adalah wanita yang bekerja atau memiliki usaha sendiri untuk menghasilkan pendapatan dan berkontribusi dalam perekonomian, serta memiliki dedikasi dan fokus pada pengembangan kariernya. Mereka sering dianggap mandiri dan independen secara finansial, serta memiliki ambisi untuk mencapai kesuksesan dalam bidang yang mereka geluti.

Di sisi lain, mengutip data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, pada 2024, ada 874.939 orang laki-laki bekerja, dan puluhan ribu lainnya menganggur, dari total penduduk yang bekerja, yakni sebanyak 1.404.426 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di ruang publik, ada persaingan antara pria dan Wanita Sukabumi di berbagai bidang. Dari mulai wirausaha hingga persaingan bekerja di sektor formal.

Ilustrasi wanita karier
Ilustrasi wanita karier – Istimewa

 

Berikut adalah perbandingan jumlah pria dan Wanita Sukabumi usia kerja menurut jenis pekerjaan dalam satu pekan terakhir, dikutip sukabumiheadline.com dari Sakernas Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (22/4/2025).

  • Berusaha sendiri: Pria 164.500 orang, dan wanita 83.097 orang total 247.597 orang
  • Berusaha sendiri dengan dibantu buruh tidak tetap atau saudara yang tidak dibayar: pria 163.315 orang, dan wanita 81.751 orang, total 245.066 orang
  • Pekerja keluarga/tak dibayar: Pria 37.842 orang, dan wanita 157.043 orang, total 194.885 orang
  • Berusaha dibantu buruh tetap yang dibayar: Pria 48.302 orang, dan wanita 9.699 orang, total 58.001 orang
  • Bekerja sebagai Buruh/Karyawan/Pegawai: Pria 299.214 orang, dan wanita 139.619 orang, total 438.833 orang
  • Pekerja bebas pertanian: Pria 48.477 orang, dan wanita 27.728 orang, total 76.205 orang
  • Pekerja bebas non-pertanian: Pria 113.289 orang, dan wanita 30.550 orang, total 143.839 orang

Dengan demikian, total 874.939 pria bekerja di berbagai bidang dan sektor. Sedangkan, wanita sebanyak 529.487 orang, total 1.404.426 orang.


Dilarang republikasi artikel kategori Headline dan Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

PT Djarum buka lowongan kerja untuk 6 posisi, kirim CV online di sini, cek syaratnya
Penjualan rumah non subsidi di Sukabumi melambat dan cenderung menurun
Loker KAI Properti untuk penjaga pintu perlintasan, minimal SMA/SMK daftar online di sini
Rugikan buruh, ini poin alasan Permenaker 7/2026 harus direvisi total
Pengkaji Batik: Kada harus paham budaya dan dinamika industri lokal Sukabumi
Rp4 triliun disiapkan untuk perbaikan 1.800 perlintasan KA di Pulau Jawa
Pemerintah Prabowo-Gibran cetak sejarah, nilai tukar Rupiah Rp17.500 terhadap Dolar
Pemilihan Pemuda Pelopor Jawa Barat 2026, ini persyaratan, jadwal dan cara daftarnya

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:37 WIB

PT Djarum buka lowongan kerja untuk 6 posisi, kirim CV online di sini, cek syaratnya

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:56 WIB

Penjualan rumah non subsidi di Sukabumi melambat dan cenderung menurun

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:47 WIB

Loker KAI Properti untuk penjaga pintu perlintasan, minimal SMA/SMK daftar online di sini

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:10 WIB

Rugikan buruh, ini poin alasan Permenaker 7/2026 harus direvisi total

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:51 WIB

Pengkaji Batik: Kada harus paham budaya dan dinamika industri lokal Sukabumi

Berita Terbaru

Proses evakuasi pendaki asal Sukabumi di Lombok Timur - Polres Lombok Timur

Peristiwa

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:44 WIB