Proyek Jaling di Ciambar Sukabumi, belum dipakai aspal bisa dikelupas jari

- Redaksi

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Jalan Lingkungan di Ciambar Sukabumi

Proyek Jalan Lingkungan di Ciambar Sukabumi

sukabumiheadline.com – Proyek Jaling di Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dikeluhkan warga. Pasalnya, jalan yang belum sempat digunakan warga tersebut, kualitas aspal dinilai buruk.

Dalam video yang dikirim kepada sukabumiheadline.com oleh salah seorang warga berinisial US (32), tampak aspal bisa dikelupas hanya dengan menggunakan jari telunjuk.

Diketahui, ruas jalan tersebut berada di Kampung Ciaripin, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar. Proyek Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) itu bernilai Rp193.098.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dana bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi, dengan SPK tanggal 16 September 2025.

US berharap jalan kerjakan dengan baik agar bisa digunakan dengan nyaman oleh warga.

Harapanna mah hayang jalan dperbaiki we (harapannya ingin jalan diperbaiki aja – red),” kata US, Kamis (25/12/2025).

Untuk informasi, proyek jalan tersebut dikerjakan oleh CV Cahaya Abadi. Dari penelusuran sukabumiheadline.com, perusahaan tersebut beralamat di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

CV Cahaya Abadi bergerak di bidang agribisnis pengadaan pupuk organik dan majemuk, juga dikenal sebagai perusahaan konstruksi yang mengerjakan berbagai proyek bangunan gedung dan sipil, anggota Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia  (GABPEKSI), sebuah asosiasi atau himpunan perusahaan jasa konstruksi.

Perusahaan ini telah beroperasi cukup lama dan aktif dalam tender pemerintah, serta mengeklaim memiliki spesialisasi dalam konstruksi seperti aluminium, kaca, dan gypsum.

Berita Terkait

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar
Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar
KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Rabu, 9 September 2026 - 17:10 WIB

Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

Selasa, 8 September 2026 - 21:27 WIB

Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar

Berita Terbaru

Sebuah rumah bergaTaufiq Ismail membaca puisi di Kota Sukabumi - Fadli Zon

Kultur

Kala penyair legendaris Taufiq Ismail baca puisi di Sukabumi

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:42 WIB

Ilustrasi vape - sukabumiheadline.com

Regulasi

BNN minta semua jenis vape dilarang

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:21 WIB