Puluhan Pelaku Kejahatan di Kota Sukabumi Diringkus Polisi

- Redaksi

Selasa, 7 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para tersangka terjaring Operasi Libas Lodaya Polres Sukabumi Kota. l Istimewa

Para tersangka terjaring Operasi Libas Lodaya Polres Sukabumi Kota. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CIKOLE – Sebanyak 56 tersangka dari 38 kasus yang ditangani Polres Sukabumi Kota berhasil diringkus pihak kepolisian. Semua tersangka diringkus dalam Operasi Libas Lodaya 2022.

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, Operasi Libas Lodaya 2022 digelar selama 10 hari mulai Kamis (26/5/2022) hingga Sabtu (4/6/2022).

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin mengungkapkan, ke-56 tersangka tersebut diamankan dari 38 kasus di 35 lokasi di seluruh wilayah hukumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zainal Abidin mengatakan, sasaran dari Operasi Libas Lodaya 2022 untuk menekan angka kejahatan pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta penganiayaan dan premanisme.

“Dari hasil pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan Satreskrim dan Polsek jajaran, kami berhasil mengungkap 3 kasus yang menjadi target operasi dan 33 kasus yang menjadi non target operasi yang berhasil kami ungkap,” ujar Zainal, Senin (6/6/2022).

Adapun, kasus yang dapat diungkap tersebut adalah empat kasus curat, tujuh kasus curanmor, 19 kasus penganiayaan dan premanisme sebanyak delapan kasus.

Sedangkan 56 tersangka yang diamankan, terdiri empat kasus curat, tujuh curanmor, 10 aksi premanisme, dan penganiayaan sebanyak 35 kasus.

Pada para tersangka tersebut terdapat 12 anggota geng motor dengan 10 tersangka pada kasus penganiayaan, yakni empat tersangka anggota geng motor Brigez, tiga tersangka geng motor Moonraker dan tiga tersangka geng motor XTC. Sedangkan pada aksi premanisme berjumlah dua tersangka dari anggota geng motor GBR.

“Barang bukti yang berhasil disita berupa tujuh unit sepeda motor berbagai merek, satu unit kendaraan roda empat merek Daihatsu pick up, dua bilah senjata tajam, tiga (buah kunci Leter T, lima buah mata kunci, satu buah gurinda, dan satu buah gagang kunci magnet,” urai Zainal.

“Kemudian, tiga buah tang, satu buah linggis, dua unit handphone berbagai merek, saru buah kursi kayu, tiga unit jam tangan berbagai merek, tiga boks jam tangan berbagai merek, dua buah gulungan kabel, dua buah meteran, satu buah helm half face, dan uang tunai sebanyak 551 ribu Rupiah, serta berbagai macam obat-obatan terlarang,” tambah dia.

Adapun, pasal yang disangkakan adalah pasal 170 ayat 2 ke-1 tentang Pengeroyokan menyebabkan luka yang ancaman hukumannya maksimal 7 tahun, dan pasal 170 ayat 2 ke-2 tentang Pengeroyokan luka berat dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun.

Selain itu, pasal 363 tentang Pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara, dan pasal 351 ayat 1 tentang Penganiayaan ancaman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara, pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan menyebabkan luka berat ancaman maksimal 5 tahun.

“Adapun, pasal 368 tentang Pemerasan ancaman hukumannya maksimal 9 bulan penjara. Para pelaku saat ini dalam proses penyidikan lebih lanjut di Reskrim Polres Sukabumi Kota,” ujar Zainal.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru