Ratusan Rumah di Sukabumi Rusak, Gempa Bumi Magnitudo 4,0

- Redaksi

Minggu, 10 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com l Gempa bumi dengan magnitudo 4,0 yang terjadi pada Jumat (8/12/2023) dini hari menyebabkan setidaknya 144 rumah rusak di wilayah Kabupaten Bogor dan Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Mengutip dari siaran pers BNPB di Jakarta, Sabtu (9/12/2023), Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa gempa bumi yang pusatnya berada pada kedalaman lima kilometer di sekira 25 kilometer arah barat daya Kota Bogor antara lain menyebabkan ratusan bangunan mengalami kerusakan.

Di wilayah Kabupaten Sukabumi, gempa bumi menyebabkan sembilan rumah rusak berat, 28 rumah rusak sedang, dan 37 rumah rusak ringan di Kampung Pasirmasigit, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan. Gempa berdampak pada 27 keluarga di kampung itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gempa bumi juga menyebabkan satu rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan 14 rumah rusak ringan serta berdampak pada 16 keluarga yang terdiri atas 56 jiwa di Desa Mekarjaya.

Baca Juga :  Biodata Aulia Suci Nurfadila, wanita Sukabumi di Timnas Voli Sea Games 2023

Selain itu, gempa bumi menyebabkan 29 rumah rusak ringan di Desa Cihamerang, satu rumah rusak ringan di Desa Tugu Bandung, serta menyebabkan satu rumah rusak berat, sembilan rumah rusak sedang, dan tiga rumah rusak ringan di Desa Kabandungan.

“Hingga saat ini bantuan tanggap darurat sangat dibutuhkan, termasuk terpal dan tenda dome keluarga. Pihak BPBD mengkonfirmasi satu tenda dome sudah terpasang dari KSB Kabandungan,” kata Abdul dikutip sukabumiheadline.com, Ahad (10/12/2023).

Menurut dia, BPBD Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor memberikan bantuan kepada warga yang terdampak gempa bumi untuk memenuhi kebutuhan dasar selama tanggap darurat bencana.

Di Kabupaten Bogor, puluhan bangunan juga mengalami kerusakan, seperti di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan.

Baca Juga :  Rumah Permanen di Cicurug Sukabumi Ludes Terbakar

Di daerah itu, gempa bumi menyebabkan tujuh rumah dan satu mushala rusak serta berdampak pada tujuh keluarga yang terdiri atas 21 jiwa di Kampung Cigarehong serta mengakibatkan tujuh rumah dan satu mushala rusak serta berdampak pada tujuh keluarga yang terdiri atas 31 jiwa di Kampung Pada Jaya.

Selain itu, menurut Abdul, petugas masih mendata dampak gempa bumi di Kampung Pada Jembar RT 04 RW 09 dan Kampung Cimapag RT 01 RW 1

Ia mengatakan bahwa gempa bumi telah memaksa 11 keluarga yang terdiri atas 41 jiwa mengungsi di wilayah Kecamatan Pamijahan.

Dengan demikian, gempa bumi total mengakibatkan 11 rumah rusak berat, 38 rumah rusak sedang, dan 81 rumah rusak ringan di Kabupaten Sukabumi. Kemudian, 14 rumah dan dua mushala di Kabupaten Bogor.

Berita Terkait

Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar
Identitas dua wisatawan asal Bogor hilang terseret ombak Pantai Karangpapak Sukabumi, masih dicari
Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar
Miris, mahasiswa di Sukabumi kuliah sambil jual narkoba
Ujian berat warga Jampang Tengah Sukabumi belum berakhir, diaspal hanya tahan 3 bulan
Disentil KDM, Pemkab Sukabumi satset verval korban bencana di Simpenan
11 kecamatan di Sukabumi diterjang banjir dan longsor, karya KDM rungkad
Momen Bupati Sukabumi dipuji setinggi langit oleh KDM, sebelumnya sempat dikritik

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:02 WIB

Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:25 WIB

Identitas dua wisatawan asal Bogor hilang terseret ombak Pantai Karangpapak Sukabumi, masih dicari

Sabtu, 17 Januari 2026 - 01:39 WIB

Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:40 WIB

Miris, mahasiswa di Sukabumi kuliah sambil jual narkoba

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:26 WIB

Ujian berat warga Jampang Tengah Sukabumi belum berakhir, diaspal hanya tahan 3 bulan

Berita Terbaru