Ratusan Warga Sukabumi Hadiri Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo

- Redaksi

Sabtu, 19 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Muhammadiyah asal Kabupaten Sukabumi sebelum berangkat ke Solo. l Istimewa

Warga Muhammadiyah asal Kabupaten Sukabumi sebelum berangkat ke Solo. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Ratusan warga Muhammadiyah asal Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menghadiri Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Solo, Jawa Tengah, yang digelar pada 19 November 2022.

Informasi diperoleh, ratusan warga Muhammadiyah dari Sukabumi berangkat pada Jumat (18/11/2020) malam dan tiba pada pukul 16.00 WIB hari yang sama.

Mereka berangkat ke Solo dengan tiga bis dari Kabupaten Sukabumi dan satu bis dari Kota Sukabumi.

IMG 20221119 054228
Warga Muhammadiyah bersama Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. l Istimewa

“Tiga bis dari kabupaten dan satu dari kota. Saya berangkat ikut bis yang dari kota. Belum yang menggunakan mobil pribadi dan bis umum,” kata Meily Tri Rahmadhani, warga Muhammadiyah asal Kecamatan Bojonggenteng kepada sukabumiheadline.com, Jumat pagi.

“Kang Fahmi (Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi-red) juga ikut sebagai penggembira,” tambahnya.

Baca Juga :  Terapi Bekam Jadi (Alternatif) Pilihan Pengobatan Warga Cibadak Sukabumi

Saat ini, lanjut Meily, semua peserta muktamar dan penggembira sedang dalam perjalanan menuju Stadion Manahan, Kota Solo, tempat di mana acara tersebut dipusatkan.

Untuk informasi, dilihat dalam rundown acara yang diterima redaksi, hajat salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia itu juga akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Berita Terkait

Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?
Pamer manuskrip turats ulama Pasundan, pengertian Haol Masyayikh di Sunanulhuda Sukabumi
Haram! Hukum membuang sampah sembarangan menurut Islam, ini dalilnya
Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya
Menelisik alasan penolakan jalur KA ke Palabuhanratu Sukabumi oleh RA Eekhout
Jadwal 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1447 H Muhamadiyah – NU dan perbedaan metode
Dahsyatnya bacaan di antara dua sujud, doa yang merangkum semua harapan manusia
Kisah 5 tokoh Sukabumi mualaf dan sukses jadi pengusaha, menteri, hingga istri pangeran

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:00 WIB

Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:19 WIB

Pamer manuskrip turats ulama Pasundan, pengertian Haol Masyayikh di Sunanulhuda Sukabumi

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:55 WIB

Haram! Hukum membuang sampah sembarangan menurut Islam, ini dalilnya

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:02 WIB

Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya

Senin, 26 Januari 2026 - 02:04 WIB

Menelisik alasan penolakan jalur KA ke Palabuhanratu Sukabumi oleh RA Eekhout

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131