SUKABUMIHEADLINE.com l SUKARAJA – Hari kedua pencarian korban tenggelam di Situ Batu Karut, Desa Selaawi, Kecamatan Sukaraja, berhasil ditemukan petugas gabungan pada Senin (4/10/2021).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman yang merupakan SAR Mission Coordiantor dalam operasi SAR tersebut mengatakan, korban bernama Ramdan Ridwansyah (20), ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 12.05 WIB.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada radius tujuh meter dari lokasi kejadian di kedalaman kurang lebih lima meter,” kata Hendra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban berhasil ditemukan setelah petugas SAR melakukan proses penyelaman. Setelah itu, korban langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Hermina Sukaraja untuk penanganan lanjutan.
“Kami mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang dialami korban, serta apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh unsur SAR gabungan yang turut mendukung keberhasilan operasi SAR hingga akhirnya korban ditemukan,” ujarnya
Ia menambahkan, pada Senin (4/10/2021), pencarian hari kedua dilanjutkan oleh personil SAR gabungan dengan membagi area pencarian menjadi tiga. Di mana grup pertama melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan rubber boat hingga radius kurang lebih 200 meter dari lokasi kejadian.
Sedangkan kedua, melakukan pencarian melalui jalur darat dengan pengamatan secara visual menyisir bantaran danau hingga radius 600 meter dari lokasi kejadian. “Dan ketiga, melakukan penyelaman dengan kedalaman lima meter hingga tujuh meter dengan radius 10 meter dari lokasi kejadian,” ungkapnya.
Puluhan personil SAR gabungan juga dikerahkan dalam upaya pencarian terhadap korban dengan melibatkan instansi pemerintah maupun organisasi masyarakat yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Koramil Sukaraja, Polsek Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, BPBD Kabupaten dan Kota Sukabumi, DAMKAR Kabupaten Sukabumi, Satpol PP Kecamatan Sukaraja dan relawan.
“Karena pencarian korban sudah ditemukan, maka sesuai prosedur dan SOP, proses pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan resmi ditutup,” pungkasnya.