Resmi, mulai hari ini 18 Mei ditetapkan sebagai Hari Tatar Sunda

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak-anak Suku Sunda - sukabumiheadline.com

Ilustrasi anak-anak Suku Sunda - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Sebuah tonggak bersejarah, kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat terjadi sejak hari ini, setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda.

Dalam pernyataan persnya, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat mengutip pernyataan peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina, di Gedung Sate, Bandung, pada Jumat (1/5/2026).

Menurut Nina, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama Kerajaan Tarumanegara menjadi Kerajaan Sunda oleh Maharaja Trarusbawa pada 18 Mei 669 Masehi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nina mengungkapkan, peristiwa bersejarah tersebut ditulis dalam Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantana dan Cerita Cina dari Dinasti Tang.

“Dengan memperhatikan beberapa sumber, dapat disimpulkan bahwa awal berdirinya Kerajaan Sunda merupakan awal lahirnya Tatar Sunda pada 18 Mei 669 Masehi sehingga dapat ditetapkan sebagai Hari Tatar Sunda,” ujar Nina dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi Pemprov Jawa Barat, Senin (18/5/2026).

Logo Milangkala Tatar Sunda - Ist
Logo Milangkala Tatar Sunda – Ist

Meski demikian, kata Nina, Hari Tatar Sunda tidak dimaksud untuk memeringati berdirinya Kerajaan Sunda, tetapi agar masyarakat terus menghidupkan budaya Sunda di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Dosen Fakultas Hukum Unpad Hernadi Affandi menambahkan, peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Ia menyatakan, peringatan Hari Tatar Sunda berbeda dengan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat setiap 19 Agustus.

“Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat lebih bersifat administratif kenegaraan, sedangkan Hari Tatar Sunda lebih difokuskan pada penguatan akar budaya dan sejarah,” ucap Hernadi.

Keberadaan Hari Jadi Tatar Sunda melengkapi keberadaan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat. Keberadaan kedua hari jadi tersebut tidak perlu dipertentangkan karena tidak saling mengganggu atau meniadakan satu sama lain.

Kehadiran Hari Jadi Tatar Sunda justru akan memperkuat keberadaan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat karena menonjolkan keberadaan dan kekayaan budaya Sunda yang harus dilestarikan.

Untuk informasi, penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 Tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda.

Berita Terkait

Milangkala Tatar Sunda dan semarak Binokasih Mulang Salaka
Mengenal 8 ratu gaib Nusantara, ada Nyi Roro Kidul yang populer di Sukabumi
Milangkala Tatar Sunda: Catat Calendar of Event Mei 2026 start hari ini, dari Tasikmalaya hingga Bogor
Kumpulan puisi karya Joko Pinurbo, sastrawan asal Sukabumi Pulang Malam
Tradisi yang kian memudar dan undak usuk bukan budaya Sunda
Daftar event seru se-Jawa Barat April 2026: Cek tanggal 26 di Sukabumi, kabupaten nihil
Rereng Waktu dari Batik Lokatmala Sukabumi: Penantian menuju ninggang mangsa
Nalungtik: The Journey of Beautiful Motifs Batik Lokatmala Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 07:00 WIB

Resmi, mulai hari ini 18 Mei ditetapkan sebagai Hari Tatar Sunda

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:49 WIB

Milangkala Tatar Sunda dan semarak Binokasih Mulang Salaka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:00 WIB

Mengenal 8 ratu gaib Nusantara, ada Nyi Roro Kidul yang populer di Sukabumi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:00 WIB

Milangkala Tatar Sunda: Catat Calendar of Event Mei 2026 start hari ini, dari Tasikmalaya hingga Bogor

Senin, 20 April 2026 - 02:26 WIB

Kumpulan puisi karya Joko Pinurbo, sastrawan asal Sukabumi Pulang Malam

Berita Terbaru