Satu Rumah di Gunung Puyuh Kota Sukabumi Tetiba Ambruk

- Redaksi

Senin, 8 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com l GUNUNG PUYUH – Sebuah rumah di Jalan Brawijaya No 542 rt 002/012 Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, tetiba ambruk.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Imran Wardhani, atap serta puing-puing rumah berantakan diterpa angin kencang yang disertai hujan deras.

“Penyebabnya akibat cuaca ekstrim kemudian kondisi rumah juga sudah tua” ujarnya kepada sukabumiheadlines.com saat dilokasi kejadian, Senin (8/11/21).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui rumah tersebut dihuni oleh Diki Friandi Akbar dan istrinya, Winda Apriani Mingawati, serta tiga orang anaknya. “Untuk sementara keluarga tersebut mengungsi di rumah mertuanya, akibat dari ambruknya rumah tersebut kerugian ditaksir sekira 100 juta Rupiah” ungkap Imran.

Masih menurut dia, rumah berukuran 18 meter dengan lebar 6,5 meter tersebut kini hanya menyisakan puing-puing.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang diperkirakan terjadi pukul 07.00 WIB itu. Sambil menunggu bantuan dari pemerintah, keluarga korban untuk sementara mengungsi ke rumah mertuanya,” pungkas dia.

Berita Terkait

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana
Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan
Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Polsek Kalapanunggal Sukabumi berbagi makan gratis
Ahmad Nadhi Fadilah asal Jakarta ditemukan tewas di Pantai Karangnaya Sukabumi
Hampir setahun jembatan di Cisolok Sukabumi dibiarkan rusak, ganggu ekonomi warga

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Berita Terbaru