Seni Arsir Masjid Agung Kota Sukabumi dan Daarul Matiin Karya Seniman Cikembar

- Redaksi

Jumat, 7 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arsir Masjid Agung Kota Sukabumi karya Ana Mulyana. l Dok. Pribadi

Arsir Masjid Agung Kota Sukabumi karya Ana Mulyana. l Dok. Pribadi

sukabumiheadline.com – Terdapat banyak bangunan masjid megah di Sukabumi, Jawa Barat, menarik untuk diabadikan dalam berbagai teknik dan bentuk. Dari mulai foto, lukisan hingga miniatur.

Demikian Ana Mulyana, seorang pria berusia 31 tahun. Warga Desa Sukamantri, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Ia memiliki cara sendiri mengabadikan bangunan tempat umat Muslim beribadah tersebut.

Ana memilih menggambar Masjid Agung Kota Sukabumi dan Masjid Cibadak Daarul Matiin dengan teknik menggambar arsir yang lebih menekankan pada kekuatan garis (stoke).

Teknik arsir umumnya dilakukan dengan cara menggoreskan alat tulis secara berulang-ulang hingga membentuk sebuah gambar yang luar biasa. Namun, saat ini teknik ini juga bisa dilakukan dengan bantuan gadget.

Menurut Ana, teknik arsir adalah sebuah teknik dalam menggambar yang memakai alat tulis dengan cara digoreskan, sehingga membentuk sebuah garis-garis yang nantinya akan menjadi sebuah bakal dari gambar yang akan dibuat.

IMG 20221007 172735
Arsir Masjid Agung Kota Sukabumi karya Ana Mulyana. l Dok. Pribadi

“Dengan melakukan goresan yang berulang-ulang, maka teknik arsir dapat membuat kesan gradasi gelap terang pada sebuah gambar,” katanya kepada sukabumiheadline.com, Jumat (7/10/2022).

BERITA TERKAIT:

Mengintip Arsitektur Timur Tengah dan Sunda di Masjid Agung Kota Sukabumi

Pesan Mulia di Balik Megahnya Masjid Cibadak Daarul Matiin Sukabumi

Ia menambahkan, teknik arsir dibuat untuk melukis dengan menggunakan pensil, dikarenakan menggambar dengan teknik arsir mempunyai kelebihan tersendiri sesuai dengan kebutuhan pelukis.

IMG 20221007 135657
Arsir Masjid Agung Kota Sukabumi karya Ana Mulyana. l Dok. Pribadi

“Teknik ini juga sering digunakan untuk menggambar sebuah figur seperti menusia, tumbuhan, hewan, dengan mengikuti bentuk kontur bidang yang akan diarsir,” jelasnya.

Ana mengaku awalnya menggeluti seni melukis hanya sebatas hobi. Terlebih bakat melukisnya tersebut diperoleh dan dilatih secara otodidak. Baca lengkap: 5 Wajah Wanita Sukabumi Karya Seniman Lukis Ana Mulyana

Berita Terkait

Reinwardt pendaki pertama Gunung Gede, sekarang ditutup karena aktivitas vulkanik meningkat
Fatimah Al-Fihri, pendiri universitas tertua di dunia dan pengaruhnya di bidang pendidikan
Alasan Ruben Onsu mualaf, Shalat Ied bareng Igun dan bangun mushala di Sukabumi
Muslim Sukabumi mau puasa Syawal? Ini tanggal, fadhilah dan panduan lengkapnya
Mengenang Gatot Taroenamihardja, Jaksa Agung RI pertama tokoh antikorupsi dari Sukabumi
Hasil rukyatul hilal di Sukabumi, 1 Syawal 1446 H jatuh pada Senin 31 Maret 2025
Mengenang kiprah Wisjnu Mouradhy, jurnalis dan tokoh film nasional asal Sukabumi era 1940
Masih binggung? Jangan abaikan aturan qadha dan fidyah bagi yang batal puasa Ramadhan ini

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 00:01 WIB

Reinwardt pendaki pertama Gunung Gede, sekarang ditutup karena aktivitas vulkanik meningkat

Selasa, 1 April 2025 - 20:44 WIB

Fatimah Al-Fihri, pendiri universitas tertua di dunia dan pengaruhnya di bidang pendidikan

Senin, 31 Maret 2025 - 21:56 WIB

Alasan Ruben Onsu mualaf, Shalat Ied bareng Igun dan bangun mushala di Sukabumi

Senin, 31 Maret 2025 - 10:00 WIB

Muslim Sukabumi mau puasa Syawal? Ini tanggal, fadhilah dan panduan lengkapnya

Minggu, 30 Maret 2025 - 00:01 WIB

Mengenang Gatot Taroenamihardja, Jaksa Agung RI pertama tokoh antikorupsi dari Sukabumi

Berita Terbaru