sukabumiheadline.com – Terdapat banyak bangunan masjid megah di Sukabumi, Jawa Barat, menarik untuk diabadikan dalam berbagai teknik dan bentuk. Dari mulai foto, lukisan hingga miniatur.
Demikian Ana Mulyana, seorang pria berusia 31 tahun. Warga Desa Sukamantri, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Ia memiliki cara sendiri mengabadikan bangunan tempat umat Muslim beribadah tersebut.
Ana memilih menggambar Masjid Agung Kota Sukabumi dan Masjid Cibadak Daarul Matiin dengan teknik menggambar arsir yang lebih menekankan pada kekuatan garis (stoke).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Teknik arsir umumnya dilakukan dengan cara menggoreskan alat tulis secara berulang-ulang hingga membentuk sebuah gambar yang luar biasa. Namun, saat ini teknik ini juga bisa dilakukan dengan bantuan gadget.
Menurut Ana, teknik arsir adalah sebuah teknik dalam menggambar yang memakai alat tulis dengan cara digoreskan, sehingga membentuk sebuah garis-garis yang nantinya akan menjadi sebuah bakal dari gambar yang akan dibuat.

“Dengan melakukan goresan yang berulang-ulang, maka teknik arsir dapat membuat kesan gradasi gelap terang pada sebuah gambar,” katanya kepada sukabumiheadline.com, Jumat (7/10/2022).
BERITA TERKAIT:
Mengintip Arsitektur Timur Tengah dan Sunda di Masjid Agung Kota Sukabumi
Pesan Mulia di Balik Megahnya Masjid Cibadak Daarul Matiin Sukabumi
Ia menambahkan, teknik arsir dibuat untuk melukis dengan menggunakan pensil, dikarenakan menggambar dengan teknik arsir mempunyai kelebihan tersendiri sesuai dengan kebutuhan pelukis.

“Teknik ini juga sering digunakan untuk menggambar sebuah figur seperti menusia, tumbuhan, hewan, dengan mengikuti bentuk kontur bidang yang akan diarsir,” jelasnya.
Ana mengaku awalnya menggeluti seni melukis hanya sebatas hobi. Terlebih bakat melukisnya tersebut diperoleh dan dilatih secara otodidak. Baca lengkap: 5 Wajah Wanita Sukabumi Karya Seniman Lukis Ana Mulyana