Setelah Mualaf, Elena Membantu Muslimah Dunia Berani Bepergian

- Redaksi

Selasa, 1 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elena Nikolova. l Istimewa

Elena Nikolova. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Elena Nikolova mengisahkan perjalanan hidupnya hingga akhirnya menemukan Islam. Sejak masuk Islam pada 2009 silam, Elena kemudian, berkelana mengelilingi dunia untuk membantu Muslim lainnya.

Dalam salah satu kisah perjalanannya sebagai Muslimah, wanita Inggris yang masih berstatus mahasiswi itu mendapatkan pemeriksaan ekstra di bandara dan lebih banyak perhatian begitu dia mendarat karena jilbabnya.

“Saya menyadari bahwa mau atau tidak, ada prasangka terhadap mereka yang berhijab. Saya menyadari bahwa hal semacam itu membuat Muslim enggan bepergian,” kata dia, dikutip sukabumiheadline.com dari Lonely Planet, Senin (24/1/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak 2009, Elena telah bekerja untuk membuat perjalanan lebih mudah diakses dan nyaman bagi umat Islam. Dia membagikan tarif murah dan perjalanan di media sosial untuk mendorong orang lain di komunitas barunya untuk bepergian. Karenanya, dia sering memesan waktu singgah terlama dalam perjalanan pulang ke Yunani agar dia bisa menjelajahi tempat-tempat baru.

Atas permintaan temannya, Elena mengubah keahliannya menjadi blogger Muslim Travel Girl pada 2013 yang bertujuan membantu Muslim bepergian sambil tetap percaya diri dengan identitas mereka dan tanpa menguras kantong.

Kemudian, Elena mulai menerima banyak pertanyaan terkait keamanan bandara dan apakah negara tertentu menyambut Muslim dengan ramah.

Berita Terkait

Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP
10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026
Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut
Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang
Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa
Tentara AS di Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli kekurangan makanan
Blokade Selat Hormuz, militer AS tak punya nyali cegah tanker China lewat
Israel perang terus, sidang kasus korupsi Netanyahu Rp8,5 triliun selalu ditunda

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:58 WIB

Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP

Senin, 4 Mei 2026 - 22:47 WIB

10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut

Minggu, 26 April 2026 - 17:55 WIB

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Rabu, 22 April 2026 - 14:47 WIB

Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa

Berita Terbaru