Sopir Bingung, Lampu Merah Jalan Siliwangi Palabuhanratu Sukabumi Sering Padam

- Redaksi

Sabtu, 23 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampu merah Jalan Siliwangi padam. l Istimewa

Lampu merah Jalan Siliwangi padam. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l PALABUHANRATU – Sejumlah pengendara yang melintas di perempatan Jalan Siliwangi, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dibuat kebingungan.

Pasalnya, lampu merah atau traffic light yang ada di perempatan Jalan Siliwangi tersebut sudah beberapa hari tidak berfungsi atau mati.

Sehingga, pantauan di lapangan tidak berfungsinya lampu merah tersebut membuat kondisi arus lalulintas terlihat tidak karuan, para pengendara bebas melaju tanpa kontrol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yedi Rosadi (48), salah seorang sopir angkutan umum jurusan Citarik, sepengetahuannya kondisi lampu merah tidak berfungsi sudah tiga hari, hingga saat ini belum ada penanganan dari instansi terkait.

“Iya belum lama sih, kalau gak salah tiga hari apa empat hari. Gak tahu kenapa lampu lampunya tidak menyala,” ujar Yedi kepada sukabumiheadline.com, Sabtu, 23 April 2022.

Dijelaskan Yedi, tidak menyalanya lampu merah di perempatan jalan Siliwangi ini, membuat para pengendara kebingungan karena akan membahayakan jika memaksakan melintas dengan kecepatan tinggi.

Ditambah, lampu tidak menyala tidak hanya dari arah Jalan Siliwangi menuju arah Bhayangkara, tapi juga arah sebaliknya. Selain itu, arah Cangehgar menuju Pangsor dan arah sebaliknya juga tidak menyala.

“Bisa dilihat ini, kendaraan melintas sembarang, kalau lagi ramai kendaraan yang melintas sering terjadi perselisihan antar pengendara,” jelasnya.

Sementara warga lainnya, Usup Supyadi (39) warga Gang Empang, menambahkan, kejadian lampu merah padam atau tidak berfungsi di perempatan Jalan Siliwangi bukan kali pertama.

“Ini yang ke berapa kali ya, kemarin kemarin nyalanya hanya hijau saja, yang lainnya mati, kalau udah ramai biasanya baru ada perbaikan,” katanya.

“Biasanya dari Dinas Perhubungan yang perbaiki. Ini mah gak ada perawatan, kalau perbaikan ada biasanya,” tandasnya.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru

Rokok elektrik atau vape - sukabumiheadline.com

Hikmah

Kapolri minta MUI haramkan vape

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:34 WIB