Status 381 desa di Kabupaten Sukabumi, 2027 diklaim terkoneksi semua

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Jalan Desa rusak - sukabumiheadline.com

Ilustrasi Jalan Desa rusak - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi memiliki 381 desa dan lima kelurahan, sehingga total 386, yang tersebar di 47 kecamatan. Baca selengkapnya: Jumlah dan nama-nama desa di Kabupaten Sukabumi menurut kecamatan

Pada 2025, dari total 381 desa, diketahui statusnya terbagi menjadi 157 desa mandiri, 169 desa maju, dan 55 desa berkembang. Sehingga, dari jumlah tersebut tidak ada desa dengan status tertinggal, terhitung sejak 2022 lalu.

Baca Juga: Raperda Desa Adat, Abah Asep Nugraha: Kasepuhan di Sukabumi menuju Desa Istimewa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, pada Desember 2024 lalu, ada 176 desa yang tersebar di 39 kecamatan terdampak hingga ada desa yang sempat terisolir karena akses jalannya terputus. Begitu pun akibat musibah longsor pada Maret 2025, sedikitnya lima desa di Kecamatan Simpenan sempat terisolasi.

Baca Juga :  Remas Pantat Gadis Sukabumi, Pria Palabuhanratu Minta Maaf Sambil Nangis

Terkait pembangunan seluruh jalan desa tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat pada 2026 memiliki anggaran sekitar Rp27 triliun.

Baca Juga: Jumlah Desa Tertinggal di Jawa Barat Diklaim Hanya Belasan

Ia mengatakan optimistis pembangunan jalan seluruh desa di Kabupaten Sukabumi tetap dapat direalisasikan. Baca selengkapnya: Pemprov Jabar ambil alih Jalan Desa, kades di Sukabumi mendukung, tapi…

Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi, pada acara pelantikan Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Merah Putih Kabupaten Sukabumi pada Senin (1/12/2025) lalu.

Baca Juga :  Dua Tahun Menganggur, Pria Cisaat Sukabumi Salurkan Hobi Membuat Miniatur

Untuk itu, Dedi menekankan pentingnya pembangunan desa yang terkoneksi secara menyeluruh.

“Penyelesaian persoalan di Kabupaten Sukabumi membutuhkan perbaikan kerusakan lingkungan dan infrastruktur yang terhubung antara wilayah kabupaten dan kota,” kata dia.

Baca Juga: Kejagung: Kasus korupsi Dana Desa meningkat signifikan dalam 2 tahun

Sementara itu, mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, Kabupaten Sukabumi memiliki wilayah terluas di Jawa Barat, yakni 4.145 kilometer persegi.

Untuk itu, Pemprov Jawa Barat mengeklaim penyelesaian pembangunan seluruh jalan desa di Kabupaten Sukabumi telah terkoneksi antardesa dengan konstruksi jalan beton pada 2027. Baca selengkapnya: Warga Sukabumi, yuk pahami pengertian Jalan Desa dan kewenangan menurut UU 38/2024

Berita Terkait

Dipicu gempa berulang di Sukabumi rumah warga Cianjur dan Bandung Barat rusak, 1 korban luka
Imbas dugaan kasus asusila dai kondang di Sukabumi, plang ponpes dibongkar warga
Wanita Sukabumi selundupkan narkoba ke lapas, dibungkus kondom disimpan di kemaluan
Nekad nyeberang jalan tol, mahasiswa asal Sukabumi ini langsung tewas
Mengintip defisit APBD Kabupaten Sukabumi 2026
Dikira ke Sukabumi, ternyata wanita ini sudah meninggal dunia di kamar, motor dan HP hilang
Pemotor Honda Vario asal Sukabumi tewas di Bali
Jauh-jauh ke Klaten malah open BO, 3 Wanita Sukabumi dirazia Tim Gabungan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 07:16 WIB

Dipicu gempa berulang di Sukabumi rumah warga Cianjur dan Bandung Barat rusak, 1 korban luka

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:18 WIB

Imbas dugaan kasus asusila dai kondang di Sukabumi, plang ponpes dibongkar warga

Jumat, 13 Maret 2026 - 01:12 WIB

Wanita Sukabumi selundupkan narkoba ke lapas, dibungkus kondom disimpan di kemaluan

Kamis, 12 Maret 2026 - 02:35 WIB

Nekad nyeberang jalan tol, mahasiswa asal Sukabumi ini langsung tewas

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:10 WIB

Mengintip defisit APBD Kabupaten Sukabumi 2026

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131