Sudah ada 7 SPKLU di Sukabumi lho, minat punya? Ini syaratnya

- Redaksi

Senin, 16 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU - PT PLN

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU - PT PLN

sukabumiheadline.com – Mungkin belum banyak warga Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang tahu jika PT PLN (Persero) telah membangun sebanyak 7 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk mobil dan stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) untuk motor.

Adapun, tujuh SPKLU tersebut masing-masing ada dua berada di Kota Sukabumi, dan empat di kabupaten. Di kota, salah satunya di kantor APJ PLN Kota Sukabumi di Jalan Bhayangkara dan Jalan RE Martadinata.

Sedangkan untuk wilayah kabupaten, masing-masing di Sukaraja, Cicurug, Cibadak, Cikembar dan Pelabuhanratu, masing-masing di Kantor UPJ PLN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk pembayaran di SPKLU dan SPBKLU sudah terkoneksi dengan aplikasi PLN Mobile. Di dalam aplikasi tersebut tercantum lokasi pengisian kendaraan listrik dan besaran biaya cas dengan sistem cashless. Biayanya sebesar Rp1.600 per kWh.

Untuk diketahui, SPKLU dan SPBKLU buka 24 jam.

Namun demikian, juga terdapat SPKLU home charging, di mana warga bisa menggunakan layanan tersebut pada malam hari dan akan mendapat diskon sebesar 30 persen tiap pengisian dari jam 22:00 sampai 05:00 WIB.

Baca Juga: PLN akan fungsikan tiang listrik sekaligus jadi tempat ngecas kendaraan listrik

Syarat dirikan SPKLU

Meningkatnya populasi mobil listrik di Indonesia mendorong kebutuhan akan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang lebih banyak. Pendirian SPKLU harus dilakukan di lokasi yang strategis agar mudah dijangkau oleh pemilik mobil listrik.

Lokasinya juga mesti aman dan nyaman, mengingat proses pengisian daya memerlukan sejumlah waktu. Pengaturan lokasi SPKLU juga bertujuan untuk menjamin persaingan usaha. Di Indonesia, jarak antar-SPKLU adalah 3,5 Km.

Pendirian SPKLU sendiri diatur oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Dirjen Ketenagalistrikan.

Sebelum membangun SPKLU, ada izin wilayah, dan nomor SKLU, nomor SPKLU seperti halnya SPBU. Namun ke depan, saat charging station semakin banyak, bisa lebih terstruktur. Pengaturan lokasi SPKLU juga bertujuan untuk menjamin persaingan usaha. Di Indonesia, jarak antar-SPKLU adalah 3,5 Km.

Jika anda berminat mendirikan SPKLU dan SPBKLU, PT PLN (Persero) membuka peluang kerja sama bagi yang mau membuka franchise SPKLU dan SPBKLU. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jika ingin bergabung.

Menurut Executive Vice President Komunikasi Korporat Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN, Gregorius Adi Trianto, syarat pertama yang harus dimiliki adalah modal investasi. Untuk bisnis SPBKLU perlu menyiapkan Rp85,5 juta dan SPKLU mulai Rp100 jutaan. Baca selengkapnya: Warga Sukabumi Ingin Punya SPBU Listrik? Modal Kecil, Ini Syaratnya

Berita Terkait

Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya
Naik 575%, perdagangan saham NexAI milik bos Persib dihentikan BEI
PLN IP PLTP Gunung Salak Sukabumi kembangkan aset karbon
Bioskop Alfamart Sukabumi resmi dibuka, punya 2 studio, cek lokasi dan harga tiket
Re-energize GI Jampang Kulon Sukabumi diklaim mampu dorong investasi
Ini 7 ojol yang tak lagi berseliweran di jalanan
Ini 12 rute dan harga tiket maskapai di Bandara Husein Sastranegara Bandung
Menghitung revenue dari 16 mitra sponsor Persib musim 2026/2027, berapa miliar?

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:17 WIB

Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya

Rabu, 9 September 2026 - 19:04 WIB

Naik 575%, perdagangan saham NexAI milik bos Persib dihentikan BEI

Rabu, 9 September 2026 - 00:01 WIB

PLN IP PLTP Gunung Salak Sukabumi kembangkan aset karbon

Minggu, 6 September 2026 - 14:11 WIB

Bioskop Alfamart Sukabumi resmi dibuka, punya 2 studio, cek lokasi dan harga tiket

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Re-energize GI Jampang Kulon Sukabumi diklaim mampu dorong investasi

Berita Terbaru

Sebuah rumah bergaTaufiq Ismail membaca puisi di Kota Sukabumi - Fadli Zon

Kultur

Kala penyair legendaris Taufiq Ismail baca puisi di Sukabumi

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:42 WIB