Sudah Tiba di Dermaga, 2 Nelayan Malah Jadi Korban Ombak Pantai Palabuhanratu Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 15 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah salah satu nelayan korban perahu terbalik. l Istimewa

Jenazah salah satu nelayan korban perahu terbalik. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.coml PALABUHANRATU – Seorang nelayan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hilang setelah perahu yang ditumpanginya terbalik dihantam ombak besar.

Kasatpolair Polres Sukabumi AKP Try Andri Afandi mengungkapkan, kejadian perahu terbalik saat akan memasuki area Dermaga Karangsari sekira pukul 20 WIB. Dimana sebelumnya, Senin (14/2/2022) kemarin, perahu nelayan dengan nama KM Rancunit, pukul 12.00 WIB berangkat dari Ujunggenteng menuju Dermaga Palabuhanratu.

Namun perahu nelayan yang dinakhodai Mamat (62) dan satu anak buah kapal Herdiansyah Pramana (55) warga Palabuhanratu, saat akan memasuki Dermaga di Karangsari dihantam ombak besar dan terbalik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Akibat kejadian tersebut satu nelayan hilang belum ditemukan, atas nama Herdiansyah,” ujar Try Andri Afandi.

Menurutnya, perahu dihantam ombak besar karena saat ini cuaca sedang kurang bersahabat di perairan Palabuhanratu. “Ombak besar akibat cuaca buruk yang terjadi, di perairan Palabuhanratu dalam beberapa hari ini,” sambungnya.

Tim SAR Gabungan berhasil temukan korban nelayan yang tenggelam di Pantai Karangsari, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Informasi diperoleh, jasad korban atas nama Mamat ditemukan tim SAR Gabungan pada Selasa (15/2/2022) siang hari, sekitar pukul 10.35 Wib dalam keadaan sudah meninggal dunia pada radius sekitar 2 NM (Nauitical Mile) dari lokasi kejadian.

Sementara itu, Ketua Forum Komunkasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi Okih Fajri menambahkan, saat ini tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang tersebut. “Masih dilakukan pencarian, mudah-mudahan segera ditemukan,” singkatnya kepada sukabumiheadlines.com.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB