Tak Ada Kapal Api dan Torabika, Bule Ini Review Kopi Sachet Terenak di Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 27 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bule review merek kopi sachet terenak di Indonesia. l @rich.sit

Bule review merek kopi sachet terenak di Indonesia. l @rich.sit

sukabumiheadline.com l Seorang warga negara asing memberikan review produk kopi instan atau sachet produksi Indonesia. Dari sekian banyak merek kopi instan, bule ini memilih 3 produk sebagai preferensi kopi instan terenak.

Diketahui, pria bernama Rich Sitterly tersebut seorang konten kreator berkewarganegaraan asing ini memang sering membagikan review jujur tentang beberapa makanan dan minuman di berbagai negara di media sosialnya yang memiliki followers sebanyak 176 ribu itu.

Dilihat di akun Instagram-nya, @rich.sit, ini juga mempunyai akun tiktok yang yang memiliki 1,8 juta pengikut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip sukabumiheadline.com dari instagram pribadinya @rich.sit pada Senin, 22 Januari 2024, membagikan pengalamannya mencoba kopi instan asal Indonesia.

Baca Juga :  Dilobi Luhut dan Jokowi, Tesla Malah Investasi di Thailand

1. Kopiko Premium

Kopi sachet pertama yang dicicipi Rich, adalah Kopiko Premium. Setelah menuangkannya ke secangkir gelas dan mencobanya, Rich menilai bahwa Kopiko memiliki perpaduan rasa yang kaya, manis, dan ada rasa karamel.

Menurutnya, berkat perpaduan tiga rasa tersebut, Kopiko Premium layak diberi nilai 9/10.

Bule review merek kopi sachet terenak di Indonesia. l @rich.sit
Bule review merek kopi sachet terenak di Indonesia. l @rich.sit

2. Indocafe Coffeemix

Kopi sachet kedua, Indocafe Coffeemix, di-review oleh Rich. Ia pun langsung berkata, “Damn!”, seolah merasakan sensasi berbeda dari kopi instan yang diminumnya.

Untuk Indocafe Coffeemix, Rich memberikan penilaian yang lebih tinggi yakni 9,6/10. Ia beralasan, kopi tersebut memiliki perpaduan tiga rasa yang menyatu di dalamnya yakni rasa susu, creamy, dan manis yang pas.

Baca Juga :  Profil Jogi Hendra Atmadja, Punya Harta Rp60 Triliun akan Bangun Pabrik di Sukabumi

3. Luwak White Koffie

Berikutnya, Luwak White Koffie yang mendapatkan sebutan “Poop cofee” dari Rich. Hal ini lantaran kopi tersebut dikenal berasal dari kotoran hewan Luwak setelah memakan bijinya. “Inilah yang terakhir, kopi dari kotoran (Luwak),” ucap Rich.

Woah, ini sama sekali tidak berasa seperti kotoran. Beraroma (kopi), manis, dan creamy. Jadi aku kasih nilai 9,7 dari 10,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bantahan Aura Kasih soal tudingan jadi peliharaan gadun
Gugat cerai Ridwan Kamil, Atalia Praratya dapat pujian dari Lisa Mariana
Profil Resbob atau Adimas Firdaus hina suku Sunda, klarifikasi dan minta maaf
KDM goda dan minta wanita Malaysia ini tinggal di Lembur Pakuan, cek 5 persamaannya
Ketika gubernur konten bantu evakuasi truk tua angkut galon AQUA terperosok
Aksi Atret reborn: Pria ini jalan mundur dari Bogor sampai Sukabumi, definisi mundur alon-alon?
Heboh 4 Desember Hari Mantan Sedunia, benarkah?
Ada Kota Santri, 7 julukan dan identitas Sukabumi menurut orang luar daerah

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 17:23 WIB

Bantahan Aura Kasih soal tudingan jadi peliharaan gadun

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:45 WIB

Gugat cerai Ridwan Kamil, Atalia Praratya dapat pujian dari Lisa Mariana

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:22 WIB

Profil Resbob atau Adimas Firdaus hina suku Sunda, klarifikasi dan minta maaf

Kamis, 11 Desember 2025 - 02:02 WIB

KDM goda dan minta wanita Malaysia ini tinggal di Lembur Pakuan, cek 5 persamaannya

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:01 WIB

Ketika gubernur konten bantu evakuasi truk tua angkut galon AQUA terperosok

Berita Terbaru

Kasim, buruh migran asal Sukabumi mengadu nasib di Benua Amerika awal abad ke-19. - Tropenmuseum

Khazanah

Kisah Kasim, pria berkutil asal Sukabumi jadi TKI sejak 1919

Kamis, 1 Jan 2026 - 12:32 WIB

Ilustrasi suasana belajar di kampus - sukabumiheadline.com

Pendidikan

Daftar jurusan kuliah paling dibutuhkan pada 2030

Kamis, 1 Jan 2026 - 07:38 WIB