Tawuran Pelajar Kembali Pecah di Parungkuda Sukabumi, Satu Pelajar Tewas Dibacok

- Redaksi

Jumat, 6 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban tawuran Pelajar I Istimewa

Korban tawuran Pelajar I Istimewa

sukabumiheadline.com l PARUNGKUDA – Tawuran pelajar kembali pecah di Sukabumi, kali ini kejadian tawuran tersebut terjadi di Jalan Raya Siliwangi tepatnya di dekat pasar semi modern Parungkuda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Tawuran pelajar ini terjadi Kamis (05/08/2021) malam, dua kubu pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ini saling serang menggunakan senjata tajam (Sajam) hingga mengakibatkan korban meninggal dunia dan beberapa pelajar mengalami luka serius dan di rawat di RSUD Sekarwangi.

Baca Juga :  14 Larangan Baru yang Ancam Masa Depan PNS dan PPPK di Sukabumi

Menurut salah satu warga sekitar, Sobirin (48) pada saat kejadian dirinya sedang berjualan dan tidak tahu persis seperti apa kejadiannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah mendengar keributan saya langsung keluar, terlihat mereka (pelajar) banyak yang membawa Sajam dan saling serang,” katanya.

Sementara itu menurut Kanit Reskrim Polsek Parungkuda Aipda Budiarto Tampubolon menerangkan, kejadian aksi tawuran pelajar menelan korban jiwa satu meninggal dan dua luka sudah dirawat di RS.

Baca Juga :  Pencarian Disetop, Santri Hilang di Curug Sentral 2 Ternyata Warga Bojonggenteng Sukabumi

“Semua korban sudah dibawa ke RS, rencana hari ini untuk korban meninggal akan dilakukan otopsi,” ungkap Aipda Budi.

Dirinya pun menambahkan, saat ini jajaran Polsek Parungkuda dibantu personil Polres Sukabumi masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari para saksi.

“Kami masih mengembangkan kasus ini, dan masih mencari pelaku lainnya sementara saksi-saksi sedang kami mintai keterangan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131