Terapi Bekam Jadi (Alternatif) Pilihan Pengobatan Warga Cibadak Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 31 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdullah Sayuti saat melakukan praktek terapi bekam. l Andika Putra

Abdullah Sayuti saat melakukan praktek terapi bekam. l Andika Putra

SUKABUMIHEADLINE.com l CIBADAK – Abdullah Sayuti (27) warga Kelurahan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat adalah salah satu ahli terapi bekam.

Bagaimana tidak, Abdullah mengaku hampir 3 tahun telah menggeluti pekerjaannya itu yakni terapi bekam. “Terapi bekam sejak tahun 2018 saya geluti. Sebelumnya lebih ke ruqyah dan terapi totok.” kata Abdullah, kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (31/7/2021).

Baca Juga :  Ngeri, Tebing Jalan di Parakansalak Sukabumi Longsor

Abdullah mengaku bahwa ilmu terapi bekam dia pelajari dari salah satu yayasan yang ada di Sumedang Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

terapi
Abdullah Sayuti saat melakukan praktek terapi bekam. l Andika Putra

Dalam perakteknya, Abdul bersedia menerima pemohon dirumah atau bisa panggilan di kantor atau di rumah pelanggan.

“Bekam di kantor, tapi kebanyakan orang yang mau terapi bekam minta di bekam di rumahnya sendiri,” jelas Abdullah,

Baca Juga :  Pengguna Knalpot Brong di Sukabumi Diburu Polisi

Bekam menggunakan jasa Abdullah, memiliki tarif seratus ribu rupiah sudah termasuk fijat fulk. Selain terapi bekam Abdul masih bisa beberapa jenis terapi lainnya.

“Selain terapi bekam, bisa juga terapi pijit akupresur, akupuntur, Gurah THT, ruqyah sama totok aura.” ungkapnya.

Berita Terkait

Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026
Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot
Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah
Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik
Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:12 WIB

Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:46 WIB

Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:02 WIB

Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:09 WIB

Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:47 WIB

Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot

Berita Terbaru