Terjebak Macet Tabrakan Maut di Parungkuda Sukabumi, Minibus Masuk Parit

- Redaksi

Kamis, 6 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minibus masuk selokan di Parungkuda. l Ade Yosca Bhararetha

Minibus masuk selokan di Parungkuda. l Ade Yosca Bhararetha

SUKABUMIHEADLINES.com l PARUNGKUDA – Sebuah minibus warna merah marun jenis Daihatsu Espass F 1275 BF terjerembab masuk selokan Kampung Angkrong, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/1/2022).

Pengemudi minibus Yayan (52) mengaku, ia berniat untuk beristirahat makan di salah satu penjual pecel lele karena lalu lintas sedang macet parah akibat adanya kecelakaan lalu lintas.

“Tadinya mau beli pecel lele, tapi beloknya terlalu ke kiri, akhirnya ban sebelah kiri masuk ke dalam parit,” kata Yayan kepada sukabumiheadlines.com, di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yayan mengaku jika ia hendak pulang ke Bogor, usai menjemput anaknya dari Pondok Pesantren Salafi Terpadu Darussyifa Al-Fithroh Yaspida, Jl. Kramat-Cipetir, Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

“Kurang konstrasi aja, mungkin karena suntuk terjebak kemacetan lama,” tambah dia.

Berita Terkait:

Tabrakan Maut Truk vs Pick Up di Parungkuda Sukabumi, Pemotor Tewas

Ada Tabrakan Maut di Parungkuda, Jalur Bogor-Sukabumi Macet Parah

Lakalantas Parungkuda
Kecelakaan lalu lintas di Parungkuda. l Ade Yosca Baharetha
Kurang konsentrasi a, jdi mau belok ke tempat pecel lele mau makan, habis jemput anaknya di yaspida, cuma pas belok salah peehitungan akhirnya mobil masuk selokan

Diberitakan sebelumnya, sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Kampung Angkrong, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/1/2022). Kecelakaan maut tersebut melibatkan truk tronton B 9895 KYX , Suzuki pick up F 8075 WX dan sepeda motor D 6199 ZBC.

Akibat kecelakaan tersebut arus lalu lintas di jalur Sukabumi-Bogor mengalami kemacetan parah.

Berita Terkait

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma
DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi respons tuntutaan tolak kenaikan harga BBM dan evaluasi MBG

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:57 WIB

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Berita Terbaru

Ilustrasi kawasan Chinatown - sukabumiheadline.com

Kultur

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Selasa, 21 Jul 2026 - 17:01 WIB

Ilustrasi telur asin - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:44 WIB