Ternyata Ada 8 Kampus “Kristen Muhammadiyah” Lho, Ini Daftarnya

- Redaksi

Selasa, 5 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampus Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. l Istimewa

Kampus Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Sejak awal berdiri, tabiat toleran-inklusif Muhammadiyah ditunjukkan dengan pelayanan sosial yang tidak memandang latar belakang suku, agama, dan ras. Dokter Soetomo, bahkan memuji etika welas asih Muhammadiyah itu dalam pidatonya pada tahun 1924.

Bukti paling mudah untuk melihat toleransi Muhammadiyah dapat disaksikan pada pelayanan sosial, kesehatan, dan pendidikan di beberapa wilayah Indonesia yang dihuni mayoritas umat non-muslim.

Di bidang pendidikan, Universitas Muhammadiyah bahkan sampai dijuluki sebagai Kampus Krismuha (Kristen Muhammadiyah). Sebab, 70 sampai 80 persen mahasiswanya beragama Kristen dan Katolik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lewat kanal Pandangan Jogja, Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Sayuti menyebut jika saat ini sudah ada delapan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang masuk dalam kategori Kampus Krismuha.

Dilansir dari muhammadiyah.or.id, PTM tersebut adalah:

  1. Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  2. Universitas Muhammadiyah Sorong
  3. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Manokwari
  4. Universitas Muhammadiyah Papua di Jayapura
  5. Universitas Muhammadiyah Kupang
  6. STKIP Muhammadiyah Kalabahi di Alor
  7. Universitas Muhammadiyah Maumere
  8. Universitas Muhammadiyah Manado.

Mahasiswa Kristen dan Katolik Hafal Lagu Sang Surya

Meski mayoritas mahasiswanya adalah beragama Kristen dan Katolik, mereka kata Sayuti hafal “lagu kebangsaan” Muhammadiyah, Sang Surya yang selalu dinyanyikan pada acara-acara formal tertentu.

Namun, Mars Muhammadiyah tersebut cukup dimaknai sebatas sebagai sebuah lagu saja, sehingga tidak mencampuradukkan urusan keimanan. Beberapa kampus Krismuha tersebut bahkan tak jarang yang mendatangkan pendeta atau dosen khusus untuk memberikan kuliah agama Kristen bagi mereka.

Terkait pertanyaan netizen apakah di PTM tersebut terdapat bangunan gereja, kata Sayuti belum ada karena di dekat kampus-kampus tersebut sudah ada gereja, sehingga tidak perlu dibangun gereja lagi.

“Tidak ada gereja, karena tidak jauh dari kampus sudah ada gereja,” ungkapnya dikutip sukabumiheadline.com, Selasa (5/12/2023).

Selanjutnya, Sayuti menyampaikan terima kasih Persyarikatan kepada seluruh masyarakat di daerah tempat kampus-kampus Krismuha tersebut berada. Sebab, meski kampus Muhammadiyah berbasis Islam, namun mereka menerima kehadiran kampus-kampus Muhammadiyah dan mempercayakan anak-anak mereka untuk menempuh pendidikan di kampus tersebut.

“Jujur saja ini sangat mengharukan bagi kami, mereka sangat terbuka menerima kehadiran kampus-kampus Muhammadiyah. Tujuan kami semata-mata untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa kita,” pungkas Muhammad Sayuti.

Berita Terkait

Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto: Polisi pembasmi tambang ilegal
Mei kelabu, Sukhoi Superjet 100 tabrak Gunung Salak di Sukabumi-Bogor 45 tewas
Membanding jumlah pemeluk Islam dan non-Muslim di Sukabumi 2026
Hanya 18 jemaah haji Kota Sukabumi berangkat, sebab cerai hingga meninggal dunia
Berkurban dengan cara utang, begini pandangan Islam
Mengenal 5 ulama Sunni terkenal asal Iran, negara yang identik Syiah
2 Mei Hari Kakak Adik Sedunia, tak hanya Hardiknas dan Hari Tuna
2 Mei Hari Tuna Sedunia, berapa tangkapan nelayan di Sukabumi?

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:38 WIB

Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto: Polisi pembasmi tambang ilegal

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:40 WIB

Mei kelabu, Sukhoi Superjet 100 tabrak Gunung Salak di Sukabumi-Bogor 45 tewas

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:00 WIB

Membanding jumlah pemeluk Islam dan non-Muslim di Sukabumi 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:17 WIB

Hanya 18 jemaah haji Kota Sukabumi berangkat, sebab cerai hingga meninggal dunia

Senin, 4 Mei 2026 - 10:00 WIB

Berkurban dengan cara utang, begini pandangan Islam

Berita Terbaru