Ternyata, Bangsa Indonesia Juara 1 Paling Malas Sedunia

- Redaksi

Rabu, 16 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi malas gerak alias mager. l Istimewa

Ilustrasi malas gerak alias mager. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Mager alias malas gerak dapat berbahaya untuk kesehatan. Sayangnya, masyarakat sejumlah negara masih tergolong mager, termasuk Indonesia.

Universitas Stanford melalukan riset mengenai negara-negara yang masyarakatnya mager. Penelitian ini dilakukan pada 2017 dengan melibatkan 700 ribu orang dari 46 negara.

Hasil penelitian ini dapat diakses melalui Jurnal Nature. Pada penelitian tersebut, indikasi mager ini dilihat dari rata-rata langkah kaki yang dilakukan penduduk sebuah negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semakin sedikit langkah kaki yang terlihat, artinya negara itu memiliki jumlah orang mager paling banyak. Dari hasil penelitian itu, Indonesia rupanya menempati peringkat pertama.

Rata-rata penduduk Indonesia hanya berjalan 3.513 langkah per hari. Padahal untuk dapat sehat, pakar kesehatan menyarankan agar orang dewasa berjalan minimal 10.000 langkah setiap hari.

Dampak yang ditimbulkan dari mager adalah munculnya risiko kesehatan. Untuk diketahui, Indonesia termasuk negara yang memiliki prevalensi obesitas yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi obesitas berada di angka 21,8. Angka ini terus meningkat dari 14,8 pada tahun 2013 dan 10,5 pada tahun 2007.

Berbanding terbalik dengan Indonesia, Hong Kong merupakan negara dengan penduduk paling rajin jalan kaki. Orang-orang Hong Kong bahkan dapat berjalan kaki dengan kecepatan 6-7 kilometer per jam.

Nah, selain Indonesia, ada 9 negara lain yang masuk kategori negara termager. Berikut daftarnya.

10 besar negara paling mager di dunia:

1. Indonesia (3.513 langkah per hari)
2. Arab Saudi (3.807 langkah per hari)
3. Malaysia (3.963 langkah per hari)
4. Filipina (4.008 langkah per hari)
5. Afrika Selatan (4.105 langkah per hari)
6. Qatar (4.158 langkah per hari)
7. Brasil (4.289 langkah per hari)
8. India (4.297 langkah per hari)
9. Mesir (4.315 langkah per hari)
10. Yunani (4.350 langkah per hari)

Berita Terkait

Sang legenda: Satu-satunya pria Sukabumi yang diidolakan Nikita Willy
Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi
5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi
10 AMDK layak minum hasil uji TDS, rendah senyawa anorganik, garam dan logam berat
Kapten Persib Marc Klok diterima kuliah di Harvard, mengenal HBS
Tren job hugging di tengah ketidakpastian ekonomi, ini penyebab dan dampak negatif
Railway & Plantations: Buitenzorg-Soekaboemi, kolaborasi KAI Wisata-Jaswita-ITB
Dua mojang Sukabumi catatkan prestasi, daftar lengkap pemenang Moka Jawa Barat 2026

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Sang legenda: Satu-satunya pria Sukabumi yang diidolakan Nikita Willy

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:16 WIB

5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:06 WIB

10 AMDK layak minum hasil uji TDS, rendah senyawa anorganik, garam dan logam berat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Kapten Persib Marc Klok diterima kuliah di Harvard, mengenal HBS

Berita Terbaru

WNA China diusir dari Sukabumi

Regulasi

Nikahi perempuan Sukalarang, WNA China diusir dari Sukabumi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 16:05 WIB

Surili, fauna endemik Gunung Halimun Salak

Lingkungan

5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:16 WIB