UAS: Orang Jahiliyah Mengukur Status Sosial dari Kematiannya

- Redaksi

Jumat, 8 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com I JAKARTA – Memahami sejarah Islam dan kehidupan Rasulullah Muhammad SAW sangat penting bagi setiap Muslim karena dengan mempelajari sejarah seorang Muslim bisa memahami peristiwa-peristiwa di masa lampau secara menyeluruh.

Pendakwah alumni Universitas Al Azhar Kairo Mesir, Ustadz Abdul Somad atau UAS mencontohkan fatalnya memahami sebuah ayat dengan tidak memahami sejarah.

Seperti halnya ada orang yang salah dalam mengambil kesimpulan dari ayat 39 surat Al Anfal sehingga berpendapat bahwa Rasulullah menyebarkan Islam dengan membunuh dan perang. Padahal, Rasulullah membangun Islam penuh perdamaian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Madinah, umat Muslim melindungi non-Muslim yang mau hidup berdampingan dalam kedamaian.

Sementara ayat 39 surat Al Anfal adalah seruan untuk melawan kafir harbi yakni kaum Quraisy Makkah yang memerangi Islam dan ingin membunuh Nabi. Sebab itu, menurut UAS, pemahaman keliru terhadap Islam bisa jadi karena tidak mempelajari sejarah. Bahkan menurutnya ketidaktahuan seorang Muslim terhadap sejarah Islam bisa membuatnya termakan isu-isu yang dibuat oleh orang-orang yang memusuhi Islam.

Berita Terkait

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks
Ketika perempuan Sukabumi tak pernah kehilangan identitas Sunda
Mendikdasmen akan berlakukan lagi kebijakan tidak naik kelas tahun depan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Hukum

Ojol di Sukabumi ditembak dari jarak 7 meter

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:05 WIB