Udi, Lansia asal Kalapanunggal Pedagang Asongan di Parungkuda Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 2 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Juhdi pedagang asongan di Parungkuda. l Fery Heryadi

Muhammad Juhdi pedagang asongan di Parungkuda. l Fery Heryadi

SUKABUMIHEADLINE.com l KALAPANUNGGAL – Siapapun orangnya, tentu ingin hidup bahagia di usia senja. Fokus beribadah sambil menimang cucu kesayangan.

Hal itu juga yang diharapkan Muhammad Juhdi, seorang lansia berusia 72 tahun asal Kampung Kadudampit, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.

Di usianya yang tak lagi muda, kakek yang biasa dipanggil Udi, itu masih harus berjualan air minum dalam kemasan (AMDK) di Jl. Siliwangi, Desa/Kecamatan Parungkuda. Di bawah panas terik matahari dan debu jalanan, Udi menyambangi satu per satu mobil yang terjebak kemacetan lalu lintas.

Ya gimana lagi, butuh uang untuk makan sehari-hari,” kata pria dengan dua anak dan tiga cucu, itu dalam bahasa Sunda kepada sukabumiheadline.com, Rabu (2/3/2022) siang.

Diakuinya, sehari ia mendapat keuntungan sekira Rp50 ribu per hari. Uang sebesar itu, ia gunakan untuk ongkos pulang ke rumah dan sisanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.

Baca Juga :  Wanita Sukabumi dengan 5 Zodiak Ini Dikenal Memiliki Aura Mahal

Alhamdulillah, sehari 50 ribu Rupiah mah dapat. Untuk sendiri aja karena istri sudah meninggal dunia,” kata Udi lagi.

Lebih jauh, Udi mengaku tidak tahu sampai kapan ia akan berjualan asongan. “Tidak tahu mau sampai kapan, tapi yang penting, insha Allah halal,” pungkas Udi.

Berita Terkait

Malam ini dua kali gempa guncang Sukabumi
Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi
4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?
5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB
Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara
Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang
40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 00:28 WIB

Malam ini dua kali gempa guncang Sukabumi

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:56 WIB

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:26 WIB

4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:27 WIB

5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi

Senin, 16 Februari 2026 - 21:14 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB

Berita Terbaru

Ilustrasi petugas sedang memantau peristiwa gempa bumi - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Malam ini dua kali gempa guncang Sukabumi

Jumat, 20 Feb 2026 - 00:28 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131