Ulama di Bangladesh Haramkan Emoji Tertawa di Facebook

- Redaksi

Minggu, 4 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmadullah. l Istimewa

Ahmadullah. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Mengekspresikan ejekan terhadap orang lain haram hukunya, bahkan dalam bentuk emoji sekalipun.

Setidaknya demikian pendapat seorang ulama Bangladesh Ahmadullah yang telah mengeluarkan fatwa haram penggunaan emoji “Haha” untuk mengejek orang lain di media sosial.

Ulama tersebut menjelaskan alasannya dalam video berdurasi tiga menit yang telah ditonton 863.000 kali di Facebook. Dia menyatakan haram hukumnya bagi umat Muslim menggunakan emoji tertawa untuk menghina orang di internet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, jika reaksi itu dimaksudkan untuk mengejek atau mengolok-olok orang, haram total hukumnya dalam Islam, sebagaimana yang Ahmadullah katakan.

“Tidak ada salahnya jika menggunakan emoji haha untuk senang-senang dan niatnya sesuai dengan orang yang mem-posting konten,” katanya dalam video. “Tapi jika reaksinya dimaksudkan untuk mentertawakan postingan atau komentar orang, maka itu dilarang dalam Islam,” tambahnya.

Dia kemudian mengklarifikasi pernyataannya dalam sebuah komentar, “Islam tidak melarang hiburan. Tapi hiburan kalian tidak boleh menjadi penyebab penderitaan orang lain,” katanya.

Namun, jelas dia, orang yang kita tertawakan bisa jadi lebih baik di mata Allah SWT. “Mereka mungkin berada di jalur yang salah saat ini, tapi bisa saja mereka kembali ke jalan yang benar dan kalian wafat di jalan yang salah!” Paparnya.

Banyak pengikut Ahmadullah mendukung pesan yang disampaikan ulama tersebut. Menurut pengikutnya, Ahmadullah hanya ingin menciptakan lingkungan online positif.

Ironisnya, video Ahmadullah yang berdurasi sekira tiga menit itu telah memperoleh 1.000 lebih reaksi netizen dengan emoji tertawa.

Ahmadullah merupakan satu dari sekian banyak ulama tenar dan rajin menyebarkan dakwah di internet. Ia juga sering tampil di televisi untuk memberi ceramah keagamaan, sosial, serta memiliki lebih dari tiga juta pengikut di Facebook dan YouTube.

Berita Terkait

AS melunak untuk redam harga minyak, sanksi terhadap Iran dilongsorkan
Momen Donald Trump marah sekutu Eropa ogah bantu AS amankan Selat Hormuz
The Middle East: Benjamin Netanyahu tewas, pihak Israel tunda umumkan karena ini
Tak ditanggung asuransi, Iran ancam rudal Nvidia, Google, dan Microsoft
Kemenlu Israel minta warganya main aplikasi kencan di dalam bunker saja
Ramadhan ogah bicara dengan setan, Ketua Parlemen Iran: Hanya di PS kapal AS bisa lewat Selat Hormuz
Pasang badan untuk pemimpin tertinggi Iran, Korut: Israel rusak perdamaian
Wamenlu Iran: Kami sukses hancurkan Israel dan AS

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 14:00 WIB

AS melunak untuk redam harga minyak, sanksi terhadap Iran dilongsorkan

Kamis, 19 Maret 2026 - 06:00 WIB

Momen Donald Trump marah sekutu Eropa ogah bantu AS amankan Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:54 WIB

The Middle East: Benjamin Netanyahu tewas, pihak Israel tunda umumkan karena ini

Minggu, 15 Maret 2026 - 06:26 WIB

Tak ditanggung asuransi, Iran ancam rudal Nvidia, Google, dan Microsoft

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:20 WIB

Kemenlu Israel minta warganya main aplikasi kencan di dalam bunker saja

Berita Terbaru

Honda Winner R - Honda

Otomotif

Sudah dipasarkan Honda Winner R, superbike versi murah

Jumat, 20 Mar 2026 - 07:00 WIB