Ular sanca kembang seberat 7 kg dijinakkan JSI di Cicantayan Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 17 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ular sanca kembang seberat 7 kg dijinakkan JSI di Cicantayan Sukabumi - Istimewa

Ular sanca kembang seberat 7 kg dijinakkan JSI di Cicantayan Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Seekor ular sanca kembang atau Malayopython Reticulatus berhasil dijinakkan oleh tim Jaga Satwa Indonesia (JSI) Regional Sukabumi.

Informasi diperoleh dari Surya Setiawan selaku Ketua JSI Regional Sukabumi, ular tersebut dijinakkan pada Senin (15/7/2024) lalu, sekira pukul 21.00 WIB.

Ular sepanjang kurang lebih dua meter itu ditangkap di Kampung Pondok Leungsir, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Setelah mendapatkan laporan dari warga, tim JSI pun langsung meluncur ke lokasi temuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alhamdulillah berhasil dijinakkan ular jenis sanca kembang dengan panjang sekira dua meter dan berat tuju kilogram di Kampung Pondok Leungsir, Desa Cisande,” kata Surya kepada sukabumiheadline.com, Rabu 17/7/2024) malam.

Selanjutnya, tambah Surya, ular akan kembali dilepasliarkan ke alam bebas agar populasi tetap terjaga.

“Kita akan lepasliarkan ke alam bebas yang jauh dari permukiman warga demi menjaga kelestarian ekosistem,” kata Surya.

Sementara, menjawab pertanyaan tentang kemungkinan berbahaya bagi warga jika dilepasliarkan ke alam, Surya meyakinkan bahwa alam bebas yang dimaksud, adalah hutan lindung.

“Kita tidak sembarang. Kita memilih tempat yang benar-benar aman, seperti hutan lindung yang memang tidak dihuni oleh manusia,” pungkas dia.

Berita Terkait

Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya
Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI
Pantulan sinar matahari picu kebakaran gudang RSUD Sekarwangi Sukabumi
Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!
Kisah Faisal, penyandang tuli asal Sukabumi gigih mencari kerja hingga ke Jakarta
Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: KUA-PPAS 2027 hingga Perda ketertiban masyarakat
Duh, 20 pelajar SMAN 1 Cicurug Sukabumi diminta mengundurkan diri
Kisah Adang, sopir angkot era 7 presiden asal Sukabumi terdesak digitalisasi transportasi publik

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:07 WIB

Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:44 WIB

Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:39 WIB

Pantulan sinar matahari picu kebakaran gudang RSUD Sekarwangi Sukabumi

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:53 WIB

Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:02 WIB

Kisah Faisal, penyandang tuli asal Sukabumi gigih mencari kerja hingga ke Jakarta

Berita Terbaru

Ilustrasi pengeroyokan - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya

Minggu, 12 Jul 2026 - 23:07 WIB