Ular Sanca Panjang 4 Meter Gegerkan Pedagang di Warudoyong Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 24 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ular sanca yang dievakuasi petugas I istimewa

Ular sanca yang dievakuasi petugas I istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I WARUDOYONG – Seekor ular sanca sepanjang empat meter menggegerkan pedagang yang berada di Jl. Yulius Usman RT 005/006 Kelurahan Nyomplong Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Ahad (24/10/2021).

Ular sanca itu berada di lapak pedagang pisang. Para pedagang pasar pun langsung berhamburan saat mengetahui ada ular sanca muncul di lapak pedagang.

“Saya kaget. Semula saya hendak membuka terpal penutup pisang dan terlihat ular tersebut diantara pisang,” ujar Salim pedagang pisang yang menjadi saksi mata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu menurut Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kota Sukabumi, Jajat Sudrajat menuturkan dari informasi yang didapat pihaknya langsung terjun ke lokasi.

“Kami langsung mengevakuasi ular sanca empat meter tersebut dari lapak pedagang pisang,” terangnya.

Setelah berhasil di evakuasi, Jajat menambahkan ular sanca langsung di bawa ke Mako Damkar untuk penanganan.

“Kita bawa ke Mako Damkar untuk selanjutnya dilakukan penanganan terhadap ular sanca itu, ” pungkasnya.

Berita Terkait

Jembatan Cipamatutan Sukabumi lapuk, retak, bolong dan rawan ambruk
Lecehkan 3 siswi PKL, PNS Dishub Kabupaten Sukabumi ini terancam penjara 5-15 tahun
Sukabumi jadi daerah dengan Tagana terbanyak
DPRD Kabupaten Sukabumi putuskan Renja 2027
Bukan satu, PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lakukan pencabulan terhadap 3 siswi PKL
DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026
Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL
Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:52 WIB

Jembatan Cipamatutan Sukabumi lapuk, retak, bolong dan rawan ambruk

Jumat, 18 September 2026 - 16:53 WIB

Sukabumi jadi daerah dengan Tagana terbanyak

Kamis, 17 September 2026 - 23:30 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi putuskan Renja 2027

Kamis, 17 September 2026 - 17:42 WIB

Bukan satu, PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lakukan pencabulan terhadap 3 siswi PKL

Rabu, 16 September 2026 - 21:37 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru