Warga Cibadak Terseret Ombak Pantai Citepus Sukabumi Ditemukan

- Redaksi

Kamis, 23 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com I PALABUHANRATU – Kerja keras tim Sar Gabungan dalam pencarian terhadap pencarian Dias Sandriah (12), wisatawan yang hilang dan tenggelam terseret ombak di Pantai Kebon Kalapa, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Ahad, 19 September 2021 membuahkan hasil. Berita Sebelumnya: Dua Warga Cibadak Terseret Ombak Palabuhanratu, Satu Berhasil Diselamatkan

Koordinator Pos SAR Sukabumi Suryo Adianto mengatakan, jasad korban ditemukan di tengah laut dalam keadaan meninggal dunia, sekitar 1 Nauticalmile dari tempat kejadian.

Alhamdulillah, jasad korban ditemukam pada radius kurang lebih 1 Nauticamille dari lokasi kejadian, tadi sekitar pukul 08.47 WIB,” ujarnya, Kamis (23/9/2021).

Masih menurut Suryo, dalam pencarian di hari ke 5 ini, tim Sar Gabungan dibagi area pencarian menjadi 3, di mana tim pertama melakukan pencarian menggunakan Perahu Jukung dengan luas area 10 Nauticalmile, tim kedua melakukan pencarian menggunakan Speed Boat Patroli dengan luas area 10 Nauticalmile serta tim ketiga melakukan pencarian visual jalur darat dengan jarak 20 KM dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Warga Palabuhanratu Sukabumi Ingin Indonesia Maju dengan Pemimpin Lebih Baik

“Kami turut berduka cita atas musibah yang dialami korban, dan apresiasi atas sinergi dari unsur SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian,” terangnya.

Adapun unsur unsur yang terlibat dalam operasi SAR meliputi Pos SAR Sukabumi, Polair,  BPBD, Damkar, Pol PP,, BPBD Kota Sukabumi, Balawista, Relawan Sehati, SIBERU, Ruang Peduli, SAR Khatulistiwa, ACT, Mitra PolAir, Rumah Zakat, Rapi, Pramuka Peduli, IEA Sukabumi Raya, SSV (Sukabumi Social Valunteer), Tagana Dinsos Kab.Sukabumi, DT Peduli, Panthera, FAJI, RTN, VTB, keluarga korban, dan masyarakat setempat.

Berita Terkait

Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026
Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot
Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah
Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik
Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia
Tak peduli status jalan rusak penyebab kecelakaan, warga Sukabumi kompak perbaiki
Remaja belasan tahun asal Cisaat Sukabumi terancam 15 tahun penjara

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:02 WIB

Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:09 WIB

Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:47 WIB

Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:19 WIB

Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:11 WIB

Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik

Berita Terbaru

Gedung tua peninggalan Belanda - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Khazanah

Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya

Kamis, 29 Jan 2026 - 03:02 WIB