10 Hari Diperbaiki, Aspal Kembali Terkelupas di Sukalarang Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 24 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aspal jalan terkelupas. l Facey: Hery Lukmanulhakim

Aspal jalan terkelupas. l Facey: Hery Lukmanulhakim

SUKABUMIHEADLINE.com l SUKALARANG – Kerusakan jalan bisa disebabkan banyak faktor, dari mulai over tonage kendaraan yang melintas, mutu material yang digunakan rendah hingga ketiadaan saluran drainase di kanan dan kiri jalan.

Sehingga tak heran jika baru beberapa hari diperbaiki, aspal jalan kembali rusak karena terkelupas. Seperti yang terjadi di ruas Jalan Nasional, Sukaraja – Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Warga pun kerap mengeluhkan kondisi tersebut di berbagai platform media sosial (medsos). Seperti dilakukan Hery Lukmanulhakim di grup medsos Sukabumi Facebook, Kamis (21/4/2022).

Menginformasikan pada dinas terkait, jalan yang baru diperbaiki di titik jembatan sukalarang & jembatan Pulo air/pasekon, belum 10 hari jalannya sudah terkelupas/rusak lagi,” tulisnya dalam keterangan unggahan foto foto dikutip sukabumiheadline.com, Ahad (24/4/2022).

Dalam unggahannya, Hery menyertakan empat foto kerusakan jalan. Semua foto memperlihatkan kondisi aspal jalan yang kembali terkelupas, meskipun belum lama diperbaiki.

Baca Juga :  Berawal dari Hobi, Guru Sekaligus Novelis asal Cisaat Sukabumi Sudah Terbitkan 3 Buku

Mangga bilih bade (silakan kalau mau-red) ditambal biar rusakannya tidak semakin meluas. Demikian informasinya,” lanjut dia.

Harus bangga buatan dalam negeri…. jalan alusmah awet pan moal ay proyek..kt th,” (jalan bagus dan awet kan gak jadi proyek-red),” tulis akun Heri Sumanto di kolom komentar.

Lalu akun Wawan Hendrawan menimpali, “Teu beres2 (tidak pernah selesai-selesai-red).”

Berita Terkait

Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot
Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah
Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik
Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia
Tak peduli status jalan rusak penyebab kecelakaan, warga Sukabumi kompak perbaiki
Remaja belasan tahun asal Cisaat Sukabumi terancam 15 tahun penjara
DPRD Kabupaten Sukabumi ingatkan program MBG harus libatkan petani lokal

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:09 WIB

Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:47 WIB

Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:19 WIB

Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:11 WIB

Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:46 WIB

Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi polisi memeriksa tersangka didampingi pengacaranya - sukabumiheadline.com

Regulasi

Hak tersangka diperkuat dalam KUHP baru

Rabu, 28 Jan 2026 - 19:27 WIB