10 kecamatan paling tidak ideal di Sukabumi menurut standar WorldoMeters

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kerumunan warga di pusat perbelanjaan - sukabumiheadline.com

Ilustrasi kerumunan warga di pusat perbelanjaan - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kepadatan penduduk adalah perbandingan jumlah jiwa (manusia) dengan luas wilayah yang mereka tempati, umumnya diukur dalam satuan kilometer persegi (jumlah penduduk / luas wilayah dalam km2) atau hektar.

Kepadatan penduduk merupakan indikator penting untuk mengetahui persebaran manusia dan kualitas hidup di suatu wilayah, di mana angka yang lebih tinggi menandakan wilayah tersebut lebih padat.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), fungsi menghitung kepadatan penduduk adalah untuk menganalisis sebaran populasi, merencanakan fasilitas sosial, dan memahami beban lahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika kepadatan penduduk tidak terkendali, dapat memicu terbatasnya sumber daya, fasilitas, dan lapangan kerja.

Dengan demikian, data mengenai kepadatan penduduk, terutama di tingkat provinsi, sering digunakan sebagai acuan kebijakan pembangunan dan sosial

Angka ideal kepadatan penduduk 

Kepadatan penduduk ideal suatu daerah, menurut WorldoMeters, yang menjamin stabilitas ekologis secara umum berkisar antara 50-100 orang per km². Namun, angka ini bervariasi tergantung pada daya dukung lingkungan, infrastruktur, dan tata kota.

Untuk area perkotaan yang efisien dan berkelanjutan, kepadatan yang dibutuhkan sering kali lebih tinggi, sekitar 5.000 jiwa per km² atau 50 jiwa per hektar, untuk menopang infrastruktur sosial dan fisik.

Indonesia saat ini memiliki rata-rata kepadatan 159 jiwa/km², angka ideal jika mengacu kepada pendapat WorldoMeters. Namun, kondisi menjadi tampak tidak ideal karena suatu daerah bisa dihuni oleh banyak penduduk, dan di sisi lain daerah lainnya sepi penduduk.

Untuk informasi, jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sebanyak 2.852.107 jiwa (data BPS 2025). Jumlah tersebut tersebar di 47 kecamatan yang ada.

Adapun kepadatan penduduk Kabupaten Sukabumi, adalah 685 jiwa per kilometer persegi (km2), atau setiap 1 km2 dihuni oleh 685 orang.

Dengan demikian, Kabupaten Sukabumi tergolong memiliki kepadatan penduduk tinggi dan tidak ideal menurut standar WorldoMeters.

10 kecamatan dengan kepadatan penduduk tertinggi di Kabupaten Sukabumi

Ilustrasi hutan kota di antara permukiman penduduk - sukabumiheadline.com
Ilustrasi hutan kota di antara permukiman penduduk – sukabumiheadline.com

Kecamatan Cisaat memiliki kepadatan penduduk tertinggi dengan 6.242 jiwa per km2. Sedangkan, Cicantayan dihuni 1.823 jiwa per km2. Dengan demikian,  10 kecamatan di bawah tergolong tidak ideal menurut standar WorldoMeters.

Untuk informasi, semua kecamatan di Kabupaten Sukabumi tergolong tidak ideal jika menggunakan standar WorldoMeters. Sedangkan, satu-satunya kecamatan di Sukabumi dengan kepadatan penduduk paling ideal menurut standar WorldoMeters, adalah Ciemas yang dihuni oleh 192 jiwa per km2.

Berikut adalah 10 kecamatan di Kabupaten Sukabumi dengan kepadatan penduduk tertinggi, dikutip sukabumiheadline.com dari data BPS 2026.

  1. Cisaat: Jumlah penduduk 134.130 jiwa, atau 4,70% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 6.242 jiwa per km2
  2. Parungkuda: Jumlah penduduk 80.369 jiwa, atau 2,82% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 3.348 jiwa per km2
  3. Kebonpedes: Jumlah penduduk 36.086 jiwa, atau 1,27% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 3.332 jiwa per km2
  4. Cicurug: Jumlah penduduk 140.262 jiwa, atau 4,92% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 2.689 jiwa per km2
  5. Sukaraja: Jumlah penduduk 100.699 jiwa, atau 3,53% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 2.398 jiwa per km2
  6. Gunungguruh: Jumlah penduduk 59.773 jiwa, atau 2,10% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 2.272 jiwa per km2
  7. Cidahu: Jumlah penduduk 79.257 jiwa, atau 2,78% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 2.245 jiwa per km2
  8. Bojonggenteng: Jumlah penduduk 42.352 jiwa, atau 1,48% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 2.079 jiwa per km2
  9. Cibadak: Jumlah penduduk 126.431 jiwa, atau 4,43% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk
    2.005 jiwa per km2
  10. Cicantayan: Jumlah penduduk 63.609 jiwa, atau 2,23% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk
    1.823 jiwa per km2

Berita Terkait

Update jumlah penduduk Kota dan Kabupaten Sukabumi 2026 dan 5 tahun terakhir
Anjlok! Merinci posisi pinjaman bank pengusaha Sukabumi tiga tahun terakhir
Kota Sukabumi bukan tempat ideal untuk ditinggali
PLTA Ubrug Sukabumi 1 dari 5 pembangkit listrik tertua di Indonesia
KRL Bogor-Sukabumi hadir, mulai 1 Juli KA Pangrango dilengkapi Kereta Ekonomi New Generation
Lumbung kemiskinan, 5 fakta Kecamatan Kabandungan Sukabumi tetangga SEGS
Menghitung nilai air Perumda TJM Kabupaten Sukabumi, ratusan miliar per tahun!
Ribuan unit! Angka penjualan mobil di Sukabumi dalam satu tahun

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:26 WIB

Update jumlah penduduk Kota dan Kabupaten Sukabumi 2026 dan 5 tahun terakhir

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:42 WIB

Anjlok! Merinci posisi pinjaman bank pengusaha Sukabumi tiga tahun terakhir

Selasa, 23 Juni 2026 - 02:23 WIB

Kota Sukabumi bukan tempat ideal untuk ditinggali

Senin, 22 Juni 2026 - 20:34 WIB

PLTA Ubrug Sukabumi 1 dari 5 pembangkit listrik tertua di Indonesia

Senin, 22 Juni 2026 - 03:16 WIB

KRL Bogor-Sukabumi hadir, mulai 1 Juli KA Pangrango dilengkapi Kereta Ekonomi New Generation

Berita Terbaru

Ilustrasi wisatawan domestik berjalan menuju hotel - sukabumiheadline.com

Wisata

5 daerah di Jawa Barat favorit wisatawan, tidak ada Sukabumi

Minggu, 28 Jun 2026 - 02:27 WIB

Ilustrasi dokter sedang melakukan operasi terhadap pasien di rumah sakit - sukabumiheadline.com

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong percepatan UHC

Sabtu, 27 Jun 2026 - 22:42 WIB

New Honda ADV 350 - Honda

Otomotif

New Honda ADV 350, skutik maxi dan gahar dijual segini

Sabtu, 27 Jun 2026 - 18:35 WIB