5 orang terkaya di Indonesia 2024 versi Forbes, nomor 1 punya aset triliunan Rupiah di Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 17 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Prakash Lohia. l Istimewa

Sri Prakash Lohia. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Banyak pengusaha asal Indonesia sukses mengembangkan bisnis mereka dan memperoleh kekayaan yang signifikan. Capaian tersebut kemudian mengantarkan mereka masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi majalah bisnis Amerika Serikat, Forbes.

Dilansir dari Forbes Real Time Billionaires per 9 April 2024, terdapat beberapa orang terkaya di Indonesia. Mereka memiliki beragam jenis usaha di berbagai sektor, seperti petrokimia, batu bara, perbankan, tembakau, dan ritel supermarket.

Berikut daftar 5 orang terkaya di Indonesia terkaya versi Forbes Edisi Maret 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

5. Sri Prakash Lohia

Sri Prakash Lohia
Sri Prakash Lohia. l Istimewa

Sri Prakash Lohia, pendiri Indorama Corporation, memiliki kekayaan US$ 8,3 miliar. Dia juga aktif di sektor petrokimia, membuat berbagai macam produk, mulai dari bahan baku tekstil, sarung tangan medis, hingga pupuk.

4. Michael Bambang Hartono

Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono. l Istimewa
Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono. l Istimewa

Michael Bambang Hartono, kakak kandung Robert, juga terlibat dalam bisnis rokok Djarum dan memiliki perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat dengan luas sekitar 65.000 hektar. Total kekayaannya mencapai US$ 24,6 miliar.

Baca Juga :  Profil Jogi Hendra Atmadja, Punya Harta Rp60 Triliun akan Bangun Pabrik di Sukabumi

3. Robert Budi Hartono

Robert Budi Hartono, anak dari pendiri Djarum, Oei Wie Gwan, memiliki kekayaan US$ 25,6 miliar. Dia bersama saudaranya, Michael, mengambil alih perusahaan dan mulai mengekspor produk tembakau pada 1972. Robert juga memiliki saham di Bank Central Asia Tbk (BCA).

2. Low Tuck Kwong

Low Tuck Kwong
Low Tuck Kwong. l Istimewa

Low Tuck Kwong, pendiri Bayan Resources, memiliki kekayaan senilai US$ 26,8 miliar. Perusahaan batubara miliknya memiliki kendali atas Metis Energi, perusahaan energi terbarukan di Singapura.

Sebagian besar kekayaan Low Tuck Kwong berasal dari SEAX Global, perusahaan di balik pembangunan sistem kabel di bawah laut untuk Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

1. Prajogo Pangestu

Prajogo Pangestu
Prajogo Pangestu. l Istimewa

Prajogo Pangestu menjadi orang terkaya di Indonesia per 9 April 2024 versi Forbes Real Time Billionaires dengan kekayaan mencapai US$ 41,1 miliar. Dia memiliki bisnis di sektor perkayuan, petrokimia, dan energi.

Prajogo sudah aktif di sektor perkayuan sejak tahun 1970-an, dan kemudian merambah ke sektor petrokimia dengan mengakuisisi PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. Selain itu, dia juga memiliki bisnis energi batu bara melalui PT Petrindo Jaya Kreasi.

Baca Juga :  Airlangga ungkap sederet tantangan investasi panas bumi di RI, nasib PLTP Cikakak Sukabumi?

Selain itu, Prajogo Pangestu juga memiliki aset bernilai triliunan Rupiah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yakni Star Energy Geotermal Salak (SEGS). Baca lengkap: Miliki Aset di Kabandungan Sukabumi, Prajogo Pangestu Jadi Orang Terkaya ke-24 di Dunia

Nilai kekayaan sebesar itu juga menempatkan Prajogo Pangestu sebagai orang terkaya ke-24 di dunia

Sementara, satu-satunya pengusaha Muslim yang berhasil masuk dalam 10 besar 0rang terkaya di Indonesia, adalah Chairul Tanjung. Mantan Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia itu menempati posisi keenam dengan, kekayaan sebesar US$ 5,5 miliar melalui CT Corp yang memiliki beberapa anak perusahaan dengan sektor bisnis yang berbeda-beda.

Selanjutnya Dato Sri Tahir dan Keluarga, pendiri kelompok Mayapada, memiliki kekayaan US$ 4,6 miliar dengan bisnis di sektor perbankan, perawatan kesehatan, dan properti, menempati posisi ketujuh.

Selain 7 orang di atas, berikut lima nama orang terkyaya di Indonesia selanjutnya: Dewi Kam, Djoko Susanto, Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, Martua Sitorus, dan Theodore Rachmat.

Berita Terkait

32 kecamatan penghasil 332 ton buah nenas Sukabumi, tak sekadar enak
Menghitung jumlah rumah makan Sunda di Sukabumi, antara peluang dan tantangan
Upah buruh Iran naik 60 persen jadi 166 juta Rial Iran meskipun sedang perang
Syarat, cara dan jadwal daftar Sarjana Penggerak Kopdes Merah Putih 2026
Kecamatan penghasil kakao Sukabumi dan 11 kabupaten produsen cemilan para dewa di Jawa Barat
Pertamina jamin ketersediaan BBM Sukabumi dan Cianjur, program spesial di Palabuhanratu
Perusahaan tak bayar THR? Buruh Sukabumi bisa mengadu ke Pemprov Jabar
Jadwal groundbreaking kilang modular Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:09 WIB

32 kecamatan penghasil 332 ton buah nenas Sukabumi, tak sekadar enak

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:00 WIB

Upah buruh Iran naik 60 persen jadi 166 juta Rial Iran meskipun sedang perang

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:41 WIB

Syarat, cara dan jadwal daftar Sarjana Penggerak Kopdes Merah Putih 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:56 WIB

Kecamatan penghasil kakao Sukabumi dan 11 kabupaten produsen cemilan para dewa di Jawa Barat

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:00 WIB

Pertamina jamin ketersediaan BBM Sukabumi dan Cianjur, program spesial di Palabuhanratu

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131