sukabumiheadline.com – Nanas atau nenas (Ananas comosus) adalah buah tropis manis-asam yang kaya vitamin C, serat, dan enzim bromelain, bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, mengurangi peradangan, dan menjaga kesehatan tulang.
Selain dikenal enak dan manis, buah ini kaya akan Vitamin C yang baik untuk meningkatkan sistem imun dan antioksidan. Mengandung Bromelain, yakni enzim yang membantu memecah protein, melancarkan pencernaan, dan mengurangi peradangan.
Nanas juga mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan dan membantu merasa kenyang lebih lama. Kemudian, kandungan mineral seperti mangan, kalium, fosfor, dan tembaga yang penting untuk tulang dan fungsi tubuh lainnya, serta Beta-karoten yang baik untuk kesehatan mata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun menyehatkan, konsumsi berlebihan harus dihindari karena dapat menyebabkan efek samping seperti mual atau diare, terutama bagi yang alergi lateks.
Lantas, bagaimana dengan produksi buah yang baik untuk kesehatan tubuh tersebut di Indonesia, Jawa Barat dan Kabupaten Sukabumi?
Produksi nanas di Indonesia
Produksi nanas nasional didominasi Provinsi Lampung yang menyumbang lebih dari 700.000 ton atau sekira sepertiga dari total produksi tahunan Indonesia yang mencapai sekitar 3,2 juta ton.
Mengunduh rincian data seluruh wilayah di situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, di tingkat nasional, nanas masuk dalam daftar 10 buah paling banyak dipanen di Indonesia dengan total produksi mencapai 27,4 juta kuintal.
Berikut adalah rincian provinsi penghasil nanas terbesar di Indonesia berdasarkan data resmi:
- Lampung: Berada di peringkat pertama dengan produksi tertinggi, menembus angka lebih dari 7.220.000 kuintal, yang sebagian besar dipusatkan di Kabupaten Lampung Tengah.
- Jambi: Merupakan salah satu sentra utama dengan produksi yang menghasilkan rata-rata hingga 970.000 kuintal, dengan Kabupaten Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur sebagai penyumbang utamanya.
Selanjutnya, Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu tulang punggung produksi nasional, didorong oleh hasil panen yang melimpah dari wilayah Kabupaten Subang (lihat uraian di bawah).
Kemudian ada Sumatera Utara yang memiliki angka produksi yang stabil dan kuat dengan volume mencapai ratusan ribu ton per tahun. Disusul oleh Sumatera Selatan yang membukukan hasil panen yang signifikan sebagai salah satu lumbung buah di Pulau Sumatera.
Produksi nanas di Jawa Barat
Kabupaten Subang adalah produsen nanas terbesar di Jawa Barat, menghasilkan lebih dari 2.138.081,39 kuintal (sekira 213 ribu ton). Wilayah ini memimpin jauh di atas daerah penghasil utama lainnya seperti Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.
Berdasarkan data 2024 dari BPS Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Subang menghasilkan 2.138.081,39 kuintal nenas, menjadikannya episentrum utama budidaya nanas (seperti Nanas Madu) di Jawa Barat.
Di posisi kedua, Kabupaten Bogor yang mencatatkan produksi sekira 54.099,04 kuintal nenas. Kemudian Kabupaten Sukabumi, mencatatkan produksi nenas sebesar 42.423,00 kuintal di posisi ketiga. Jumlah tersebut melonjak pada tahun berikutnya menjadi 3.328,73 kuintal nenas (2025).
Untuk informasi, daerah sentra buah nenas lainnya di Jawa Barat, adalah Kabupaten Indramayu, Sumedang dan Cianjur melengkapi daftar wilayah utama penyumbang komoditas buah nenas regional.
Produksi nanas di Sukabumi

Di Kabupaten Sukabumi, sedikitnya 32 dari 47 kecamatan yang ada merupakan penghasil buah berdaun tajam itu. Ke-32 kecamatan tersebut total menghasilkan 3.328,73 kuintal nenas, sekira 332,8 ton per tahun.
Dikutip sukabumiheadline.com dari data Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi yang sudah diperbarui BPS, Februari 2026, berikut adalah 32 kecamatan penghasil buah nenas di Sukabumi, Sabtu (13/6/2026), di mulai dari yang terkecil hingga terbesar dalam kuintal.
- Sukaraja: 0,20 kuintal
- Cikakak: 0,40 kuintal
- Palabuhanratu: 0,65 kuintal
- Warungkiara: 0,70 kuintal
- Surade: 1,50 kuintal
- Cireunghas: 1,51 kuintal
- Cimanggu: 2,20 kuintal
- Gunungguruh: 4,40 kuintal
- Cikembar: 4,70 kuintal
- Sukabumi: 8 kuintal
- Simpenan: 11 kuintal
- Gegerbitung: 13 kuintal
- Cibadak: 15 kuintal
- Jampang Tengah: 16,20 kuintal
- Cibitung: 18 kuintal
- Jampang Kulon: 21 kuintal
- Bantargadung: 32,25 kuintal
- Cisolok: 34 kuintal
- Caringin: 40 kuintal
- Pabuaran: 43 kuintal
- Waluran: 50 kuintal
- Kalibunder: 51 kuintal
- Cidadap: 58 kuintal
- Cicurug: 72 kuintal
- Nagrak: 88 kuintal
- Purabaya: 96,50
- Ciambar: 100 kuintal
- Kabandungan: 150 kuintal
- Sagaranten: 157 kuintal
- Lengkong: 161 kuintal
- Cidolog: 407 kuintal
- Cikidang: 1.670 kuintal









