5 pelajar Cidahu Sukabumi tersesat di Gunung Salak akhirnya ditemukan

- Redaksi

Senin, 11 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

5 pelajar Cidahu Sukabumi tersesat di Gunung Salak akhirnya ditemukan - Istimewa

5 pelajar Cidahu Sukabumi tersesat di Gunung Salak akhirnya ditemukan - Istimewa

sukabumiheadline.com – Sebanyak 5 pelajar asal Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang sempat dilaporkan tersesat di kawasan Gunung Salak, Ahad (10/11/2024) malam, akhirnya berhasil ditemukan.

Kelimanya meliputi dua orang laki-laki dan tiga perempuan, semuanya saat dievakuasi dalam kondisi selamat. Kelima pelajar tersebut masing-masing berinisial D, R, Z, I, dan W, warga Kecamatan Cidahu.

Baca Juga: Kenali Nama 12 Puncaknya, 5 Fakta Gunung Salak di Sukabumi – Bogor Disebut Keramat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ketua Search and Rescue (SAR) Khatulistiwa, Jajang Yusuf, kelima pelajar yang mendaki Gunung Salak sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi tim SAR gabungan, Senin (11/11/2024) pukul 02.00 WIB.

“Alhamdulillah sudah berhasil turun ke Cidahu dalam kondisi selamat dan dievakuasi tim SAR gabungan,” kata Jajang saat dihubungi sukabumiheadline.com melalui WhatsApp, Senin (11/11/2024).

Baca Juga: Mengenang Mei kelabu 2012, detik-detik Sukhoi Superjet 100 jatuh di Gunung Salak, 45 tewas

Ia menjelaskan kelima pendaki pelajar merencanakan naik tektok (naik turun sehari) ke Puncak Manik Gunung Salak melalui jalur Cidadap, Desa Girijaya. Namun saat akan turun kembali dari puncak waktu sudah malam sehingga sempat kehilangan arah turun.

“Malam itu mereka akhirnya bertemu dengan para pendaki dari Cianjur yang akan turun ke Cidahu. Akhirnya mereka bersama turun ke Cidahu,” jelas Jajang.

“TIM SAR gabungan yang juga sudah bergerak ke arah puncak Salak dari Cidahu akhirnya bertemu di jalur dengan mereka,” sambung Jajang yang sudah berkiprah bertahun-tahun sebagai anggota SAR.

Baca Juga: Berharap panas geothermal Gunung Salak di lumbung kemiskinan Sukabumi

Sebelumnya, lanjut ia, pihak SAR Khatulistiwa yang sedang bertugas di pintu masuk pendakian gunung Salak di wilayah Kecamatan Cicurug sempat mendapatkan laporan adanya pendaki hilang kontak pada Ahad malam.

Informasi tersebut dilaporkan saudara
Alfan (19) warga Kampung Cipari, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug. Kabar terakhir, di antara pendaki ada yang menghubungi keluarga melalui telepon genggam sekitar pukul 18.20 WIB.

“Mereka melaporkan tersesat di sekitar posko 7-8. Namun setelah itu tidak bisa dihubungi lagi, mungkin tidak ada sinyal jaringan handphone,” ujar Jajang.

“Kami langsung berkoordinasi dengan potensi SAR yang lain, dan Basarnas Pos SAR Sukabumi juga sudah mendapatkan informasi yang sama. Semalam Tim SAR gabungan langsung bergerak,” ujar Jajang.

Baca Juga:

Diketahui kelima pendaki gunung Salak yang tersesat tersebut tercatat sebagai pelajar SMA Al Bashriyah, Kecamatan Cidahu. Kelimanya juga diketahui merupakan warga kampung di sekitar kaki Gunung Salak wilayah Kecamatan Cidahu.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Berita Terbaru

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB