5 Potret Cantik Gadis Keturunan Palestina di Pedalaman Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 21 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ida. l @jampangturunankidul

Ida. l @jampangturunankidul

SUKABUMIHEADLINE.com l Seorang gadis asal Kampung Ciranjang Gunung, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, viral di media sosial beberapa bulan ke belakang.

Sosok gadis desa berparas cantik Timur Tengah ini mendadak menjadi perbincangan warganet. Tak sedikit warganet yang tak menduga jika gadis cantik tersebut betah tinggal desa.

Apalagi, ia tinggal di gubuk reyot sekaligus mengurus nenek dan kakeknya seorang diri. Gadis cantik ini diketahui bernama Ida dan mempunyai darah keturunan Palestina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IMG 20220621 055145
@jampangturunankidul

Di balik kecantikannya, Ida menjalani keseharian bak gadis desa pada umumnya. Neng Ida, begitu dia biasa disapa, sehari-hari menjalani hidup dengan penuh kesederhanaan dengan beragam aktivitas khas gadis desa.

Baca Juga :  Bosan Lihat Suasana Sekitar, Pria Cicurug Sukabumi Mengubahnya dengan Lukisan 3D

Dilansir dari Youtube Jampang Turunan Kidul, gadis berusia 21 tahun berambut panjang ini pun tak segan memberi makan ayam dan kambing yang ada di belakang gubuk tempat tinggalnya.

IMG 20220621 053940
@jampangturunankidul

Ia bahkan rela ke sawah dan kebun untuk membantu kakek dan neneknya.

Karenanya, salah satu kegiatan yang rutin dilakukan gadis Ida adalah menunggu padi yang sudah dipanen dan sedang dijemur. Ia menjaga padi-padi itu agar tak habis dimakan ayam.

@jampangturunankidul
@jampangturunankidul

Selain menjaga padi yang sudah berhasil dipanen, Ida menurut pemilik akun Youtube tersebut dikenal sebagai sosok perempuan rajin. Beragam pekerjaan rumah dikerjakannya.

Disebabkan, Ida juga kerap bercengkrama dengan sanak keluarga, salah satu yang setia menemani adalah kakeknya.

Baca Juga :  Tak Cantumkan Tanggal dalam Dakwaan, Terdakwa Perkosa Anak Tiri di Sukabumi Bebas
@jampangturunankidul
@jampangturunankidul

Ida mengaku senang tinggal di desa sebab baginya desa terasa adem, sejuk, dan nyaman. Meski ada keinginan untuk bekerja di kota, tetapi Ida menundanya demi menjaga kakek dan neneknya. Sebab, ibu kandung Ida sedang merantau dan bekerja di Jakarta.

“Ada keinginan pindah ke kota tapi mau jagain kakek dan nenek dulu,” kata Ida.

@jampangturunankidul
@jampangturunankidul

Neng Ida ada keturunan bule ya dari ayahnya dan sudah meninggal ketika Neng Ida usia 7 bulan di dalam kandungan. Neng Ida tinggal bersama nenek dan kakeknya di gubuk sederhana. Ibu Neng Ida katanya lagi merantau di Jakarta,” tulis keterangan pada video tersebut.

Berita Terkait

Tangis pria asal Sukabumi korban begal motor modus ludahi pelaku
Anak 12 tahun di Sukabumi dianiaya ibu tiri hingga tewas
Malam ini dua kali gempa guncang Sukabumi
Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi
4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?
5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB
Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:31 WIB

Tangis pria asal Sukabumi korban begal motor modus ludahi pelaku

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:36 WIB

Anak 12 tahun di Sukabumi dianiaya ibu tiri hingga tewas

Jumat, 20 Februari 2026 - 00:28 WIB

Malam ini dua kali gempa guncang Sukabumi

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:56 WIB

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:26 WIB

4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?

Berita Terbaru

Ilustrasi angkot, ojek pangkalan dan tukang becak - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

KDM: Lebaran opang, becak, angkot libur dua pekan

Sabtu, 21 Feb 2026 - 03:43 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131