SUKABUMIHEADLINE.com l CISOLOK – Musibah tanah longsor di wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan lima rumah terdampak.
Informasi diperoleh sukabumiheadline.com dari Kapolsek Cisolok AKP Aguk Khusaini melalui Bhabinkamtibmas Desa Gunungtanjung Aipda Slamet Ariyanto, tanah longsor terjadi di dua lokasi berbeda.
Menurut Aguk, tanah longsor di Kampung Cisarua RT 01/10, Desa Gunungtanjung, Kecamatan Cisolok, mengakibatkan lima rumah terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun, rumah warga yang terdampak, yakni milik Mardhoni (65), di mana kondisi bangunan sangat terancam karena sebagian pondasi tergerus longsor.
Kondisi pondasi bangunan terseret longsor juga terjadi di rumah milik Dadang (62). Kemudian, di lokasi yang sama rumah milik Hadi (42), di mana pada bagian dapur tertimbun material longsoran.
“Untuk rumah milik Mariyamah (50), seorang jompo, kondisi rumah terbilang aman. Hanya saja dikhawatirkan terjadi longsor susulan,” kata Aguk, Jumat (10/6/2022).
Sedangkan, tambah Aguk, untuk musibah longsor di Kampung Empuk RT 01/10, desa yang sama, satu rumah milik petani terdampak. Rumah milik Diat (55) kondisinya terancam apabila terjadi longsor susulan. “Korban sementara diungsikan ke rumah saudara terdekatnya,” kata dia.
Sementara, tebing longsor juga terjadi di Kampung Empuk. Meskipun tidak ada korban jiwa, tapi material longsoran menutupi badan jalan.
“Titik longsor di ruas jalan Cikahuripan, Kampung Empuk, Desa Gunungtanjung, Kecamatan Cisolok, tidak membahayakan warga karena jauh dari pemukiman. Hanya kondisi jalan tertutup material longsoran dan hanya bisa dilalui kendara roda dua,” jelas Aguk.
Aguk menambahkan, bencana tanah longsor di Kampung Empuk terjadi pada Kamis (9/6/2022) sekira pukul 08.00 WIB.
Aguk menaksir jumlah kerugian materi dari bencana longsor tersebut sekita Rp20 juta.
“Saat ini warga membutuhkan bantuan berupa bronjong atau bahan bangunan lainnya untuk membuat dam,” pungkas dia.